Kompas.com - 14/09/2016, 10:30 WIB
Petugas kebersihan menyapu daun-daun kering dan sampah yang yang ada di Taman Pelangi Surabaya, Minggu (23/8).  SUGIHARTI/SURYA Petugas kebersihan menyapu daun-daun kering dan sampah yang yang ada di Taman Pelangi Surabaya, Minggu (23/8).
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS — Banyaknya taman kota menurunkan tingkat stres warga Kota Surabaya, Jawa Timur. Hal itu berdampak pada penurunan jenis penyakit warga Surabaya.

"Banyaknya taman menjadikan suhu udara turun dan kualitas udara Surabaya terbaik di Indonesia. Yang terpenting, taman-taman itu menurunkan tingkat stres warga," tutur Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Sabtu (10/9/2016), di Surabaya.

Salah satu indikator turunnya tingkat stres adalah warga tidak lagi pemarah. Dahulu, setiap minggu pasti terjadi perkelahian remaja antarkelompok.

Demikian juga dengan suhu udara rata-rata Kota Surabaya yang turun dari 34 derajat celsius menjadi 31 derajat celsius.

Saat ini, Kota Surabaya memiliki 89 taman. Taman tersebut diupayakan menyebar di setiap kelurahan dengan tema yang berbeda-beda. Hampir semua taman memiliki fasilitas olahraga bagi penduduk Surabaya yang mencapai 3,1 juta jiwa di 31 kecamatan.

Taman Bulak di Kecamatan Kenjeran adalah salah satu taman yang berada di perkampungan nelayan Kenjeran, Surabaya Timur. Taman ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti area refleksi dari bebatuan, area permainan anak, dan lapangan futsal mini berukuran sekitar 6 meter x 5 meter.

Sementara Taman Lansia Gubeng lebih banyak dilengkapi area refleksi kaki dari bebatuan. Adapun Taman Jayengrono di kawasan Jembatan Merah didesain dengan fasilitas ruang lapang yang luas, yang bisa dijadikan sebagai tempat berkegiatan.

Angka penyakit turun

Buku Surabaya Dalam Angka Tahun 2015 mencatat penurunan angka kesakitan beberapa penyakit, seperti sakit sistem otot dan jaringan pengikat, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan darah tinggi. Tahun 2013, penyakit sistem otot dan jaringan pengikat sebanyak 143.974 kasus. Tahun 2014, jumlahnya turun menjadi 114.743 kasus.

Penyakit ISPA turun dari 471.945 kasus (2013) menjadi 338.505 kasus (2014). Adapun darah tinggi dari semula 35.256 kasus (2013) turun menjadi 31.073 kasus (2014).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.