Kompas.com - 13/09/2016, 16:23 WIB
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com — Musisi Ahmad Dhani menolak disandingkan dengan bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiago Uno dan memilih bersanding dengan bakal calon bupati Bekasi Saduddin pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bekasi.

"Tidak ada yang bilang saya gagal mencalonkan diri di Pilkada DKI Jakarta. Karena saya terakhir ditawarkan jadi calon wakil gubernur DKI mendampingi Sandiago Uno yang diusung Partai Gerindra. Hanya saja, saya menolak," katanya di Bekasi, Selasa (13/9/2016).

Alasan penolakan itu dilontarkan pentolan band Dewa 19 karena adanya potensi dugaan kecurangan sistem politik yang kurang sehat dalam pelaksanaan pilkada di DKI Jakarta.

"Saya merasa sia-sia ketika harus bertarung di DKI. Karena menduga kecurangan pilkada yang terjadi di tahun 2014 secara sistematis, terstruktur, dan masif bisa kembali terulang di Pilkada DKI Jakarta mendatang," katanya.

Namun, Dhani menolak menjabarkan tudingan tersebut kepada publik dan memilih untuk mencari kesempatan berpolitik yang aman dengan menerima pinangan dari bakal calon bupati Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Saaduddin.

"Kebetulan sudah ada pinangan untuk diri saya dari Tim Pemenangan Pilkada Saaduddin," katanya.

Pinangan itu juga didukung rekomendasi dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo yang memintanya menerima lamaran berkompetisi pada Pilkada Kabupaten Bekasi 2017.

"Akhirnya, saya ikut perintah Pak Prabowo saja," katanya.

Dhani mengaku masih mengintensifkan komunikasi dengan Saaduddin dan timnya untuk membahas strategi pemenangan Pilkada Kabupaten Bekasi.

"Wacana saya akan berpasangan dengan Pak Saaduddin ini sudah 100 persen, tapi pastinya tergantung partai pengusung dari Demokrat dan PKS dan Gerindra," katanya.

Dhani mengaku optimistis dapat mengantarkan kemenangan Saaduddin dan dirinya pada Pilkada Kabupaten Bekasi dengan latar belakang dirinya sebagai publik fugur serta pengalaman Saaduddin yang pernah menjabat Bupati Bekasi periode 2007-2012.

"Kalau tidak yakin, ngapain juga saya mau bertarung di Bekasi," katanya.

Sementara itu, sejumlah bakal calon yang diprediksi akan bertarung dalam Pilkada Kabupaten Bekasi Februari 2017 di antaranya pasangan independen Obon Tabroni-Bambang Sumaryono, Meiliana Kartika Kadir-Abdul Kholik, Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja, Iin Farihin-Mahmudin, dan Saaduddin-Ahmad Dhani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.