Asap Tebal Kebakaran Lahan Selimuti Rumah Warga, Bayi dan Anak Diungsikan

Kompas.com - 10/09/2016, 06:51 WIB
Aanak-anak yang diungsikan ke tempat aman akibat rumahnya dikepung asap kebakaran lahan AMRIZA NURSATRIA/KOMPAS.comAanak-anak yang diungsikan ke tempat aman akibat rumahnya dikepung asap kebakaran lahan
|
EditorCaroline Damanik

INDRALAYA, KOMPAS.com - Sejumlah balita dan bayi terpaksa diungsikan karena rumah orangtuanya dikepung asap tebal sisa kebakaran lahan gambut di Desa Muara Baru, Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (9/9/2016).

Kebakaran lahan gambut di Desa Muara Baru menyebabkan rumah warga tertutup asap tebal sehingga mengakibatkan pernafasan menjadi sesak dan mata menjadi perih.

Para orangtua mengungsikan anak-anaknya ke sebuah rumah bedeng yang relatif jauh dari lokasi kebakaran lahan.

“Dua cucu saya yang masih bayi dan balita terpaksa diungsikan ibunya ke rumah anak saya yang lain, jika tidak sangat berbahaya sebab rumahnya tertutup asap tebal,” kata Sarniah, nenek dari dua cucu yang turut diungsikan.

Sementara itu, Marhapah yang memiliki bayi yang baru berumur beberapa bulan mengaku sempat panik saat asap tebal tiba-tiba menyelimuti rumahnya.

Cepat-cepat Marhapah mengambil keputusan untuk mengungsikan anaknya yang masih bayi. Marhapah khawatir asap yang pekat dapat membahayakan kesehatan anaknya.

“Saya kaget tiba-tiba asap tebal berwarna hitam pekat masuk ke dalam rumah, sementara saya punya bayi, tanpa pikir panjang langsung saja saya ajak anak saya mengungsi,” ungkapnya.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jual Tiket Hasil Pembobolan Kartu Kredit, Pengusaha Travel Dibekuk Polisi

Jual Tiket Hasil Pembobolan Kartu Kredit, Pengusaha Travel Dibekuk Polisi

Regional
Kronologi Ayah Bunuh dan Buang Mayat Anaknya ke Gorong-gorong

Kronologi Ayah Bunuh dan Buang Mayat Anaknya ke Gorong-gorong

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan, PGRI: Sikap Kesatria

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan, PGRI: Sikap Kesatria

Regional
Viral Pria Mematung 7 Jam di Pinggir Jalan di Kebumen, Ditemukan Obat Bertuliskan Mr X

Viral Pria Mematung 7 Jam di Pinggir Jalan di Kebumen, Ditemukan Obat Bertuliskan Mr X

Regional
Gubernur Banten Larang Truk Overtonase Melintas di Jalan Provinsi

Gubernur Banten Larang Truk Overtonase Melintas di Jalan Provinsi

Regional
Peniadaan PHR Selama 6 Bulan, Badung Berpotensi Kehilangan Rp 1,6 T

Peniadaan PHR Selama 6 Bulan, Badung Berpotensi Kehilangan Rp 1,6 T

Regional
Tebus Kesalahan atas Kematian 10 Siswa, Alasan 3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Tebus Kesalahan atas Kematian 10 Siswa, Alasan 3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Regional
Arab Saudi Stop Umrah karena Corona, Biro Travel Rugi Miliaran Rupiah

Arab Saudi Stop Umrah karena Corona, Biro Travel Rugi Miliaran Rupiah

Regional
Merapat ke Pos TNI yang Sedang Diserang, Brimob Terkena Tembakan KKB

Merapat ke Pos TNI yang Sedang Diserang, Brimob Terkena Tembakan KKB

Regional
Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Regional
KPU Gunungkidul Loloskan Satu Paslon Independen ke Tahap Berikutnya

KPU Gunungkidul Loloskan Satu Paslon Independen ke Tahap Berikutnya

Regional
Pos TNI Diserang KKB Pimpinan Egianus Kogoya, 2 Luka Tembak, 1 Tewas

Pos TNI Diserang KKB Pimpinan Egianus Kogoya, 2 Luka Tembak, 1 Tewas

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Bekedok Jual Beli HP di Aceh

Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Bekedok Jual Beli HP di Aceh

Regional
Tower SUTT PLN Rembang Roboh, Ibu dan 2 Anaknya Luka-luka, 3 Kabupaten Alami Pemadaman Listrik

Tower SUTT PLN Rembang Roboh, Ibu dan 2 Anaknya Luka-luka, 3 Kabupaten Alami Pemadaman Listrik

Regional
Tak Tarik PHR 6 Bulan, Bali Berharap Dapat Insentif yang Proporsional

Tak Tarik PHR 6 Bulan, Bali Berharap Dapat Insentif yang Proporsional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X