Di Korsel, Bupati Emil Dardak Berbagi Strategi Biayai Pembangunan Trenggalek

Kompas.com - 07/09/2016, 20:40 WIB
Artis Arumi Bachsin mengantarkan suaminya, Emil Dardak menyerahkan LHKPN ke KPK untuk maju sebagai Calon Bupati Trenggalek, Senin (3/8/2015) Ambaranie Nadia K.MArtis Arumi Bachsin mengantarkan suaminya, Emil Dardak menyerahkan LHKPN ke KPK untuk maju sebagai Calon Bupati Trenggalek, Senin (3/8/2015)
|
EditorCaroline Damanik

TRENGGALEK,KOMPAS.com - Bupati Trenggalek Emil Dardak memaparkan konsep pembiayaan pembangunan oleh pemerintah daerah dalam menerapkan Addis Ababa Action Agenda berdasarkan pengalamannya.

Emil memaparkan konsep gotong royong sebagai upaya mendorong industrialisasi yang dirintis dari kelompok ekonomi kecil atau smallholders driven industrialization dalam Kongres UCLG ke-6 untuk wilayah Asia Pasifik yang diselenggarakan di Gunsan, Provinsi Jeollabuk-Do, Korea Selatan, 5-8 September 2016.

“Pemerintah daerah memiliki tantangan karena satu, PPN (pajak pertambahan nilai) maupun PPH (pajak penghasilan) merupakan pajak pusat sehingga ketergantungan terhadap dana transfer pusat tidak bisa dihindari. Dua, kedekatan kepala daerah dengan konstituen akar rumput membuat tekanan untuk mengalokasikan pembiayaan ke pembangunan yang bersifat populis dan belum tentu high impact menjadi jauh lebih tinggi," katanya melalui pesan singkat.

Sementara itu, tantangan ketiga, lanjutnya, adalah pembiayaan alternatif bagi pemerintah daerah masih terbatas opsinya. Dia pun mengusulkan konsep moving the gear.

“Dimana ekonomi diibaratkan gear mesin yang saling menggerakkan satu sama lain sehingga dalam kondisi fiskal yang ketat diperlukan prioritas kepada high impact spending dan disinergikan dengan peran sektor swasta dalam merespons pembelanjaan pemerintah dengan investasi sehingga terwujud pembangunan yang inklusif,” kata Emil di awal paparannya sebagai pembicara pada sesi pleno.

Emil lalu menekankan pentingnya didorong proyek pembiayaan bersama antara pemerintah pusat dan daerah sehingga kepastian dana transfer dari pusat untuk proyek yang berskala besar dan signifikan dapat diketahui dalam tahap perencanaan.

“Selama ini, DAK (dana alokasi khusus) tahunan tidak bisa dipastikan, sedangkan alokasi APBN untuk proyek-proyek pembangunan utama di daerah banyak yang terpotong karena penghematan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemerintah harus fokus pada enabler investment yang akan menjadi pendongkrak investasi dunia usaha, namun mengingat kebutuhan mendorong industrialisasi, maka konsep industrialisasi akar rumput didorong dengan mencari keseimbangan dan sinergi antara keahlian sektor swasta dengan gotong royong ekonomi di tingkat akar rumput,” tambahnya.

Suami dari artis Arumi Bachsin yang kini menjabat pula sebagai Wakil Ketua Umum APKASI itu lalu dinominasikan untuk menduduki kursi biro eksekutif mewakili wilayah Asia Tenggara di UCLG Asia Pacific. UCLG adalah asosiasi pemerintah daerah seluruh dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.