Petugas Progran Poros Perbatasan Biarkan 26 TKI ke Malaysia via Jalur Tikus

Kompas.com - 07/09/2016, 05:54 WIB
|
EditorFarid Assifa

NUNUKAN, KOMPAS.com – Layanan Terpadu Sentra Poros Perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melepaskan 26 TKI yang kedapatan akan memasuki Negara Malaysia secara ilegal.

Dari 26 TKI, 16 orang di antaranya memiliki dokumen lengkap dan 5 orang dewasa serta 5 anak-anak tidak memiliki dokumen.

Kepala Balai Pelayanan, Penempatan, dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan, Edy Sujarwo mengatakan, ke 26 TKI tersebut kemudian dilepaskan kembali untuk pergi ke Malaysia melalaui jalur tikus setelah mendapat pengarahan arti pentingnya legalitas dokumen.

“Keluarnya mereka dari sana kan ilegal, tidak ada cop out-nya dari imigrasi sana. Dia kembali lagi lewat samping,” ujar Edy Sujarwo, Selasa (6/9/2016).

Edy menambahkan, 16 TKI yang tertangkap akan menyeberang ke Malaysia pada Jumat (2/9/2019) lalu itu memiliki dokumen lengkap dan sah untuk bekerja di Malaysia. Namun saat pulang kampung, mereka memilih tidak melalui jalur resmi Imigrasi Tawau Malaysia.

Terkait langkah melepaskan 26 TKI melalui jalur tikus, Edy menyerahkan permasalahan tersebut kepada Imigrasi Nunukan.

"Lebih persisnya yang ini Imigrasi. Secara dokumen kerja dia lengkap karena ada visa kerjanya. Kenapa dia lewat samping ini ranah imigrasi,” imbuh Edy.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kabupaten Nunukan I Nyoman Surya Mataram mengaku tidak tahu terkait 26 TKI yang dilepaskan melalui jalir tikus oleh petugas Sentra Poros Perbatasan. Dia memastikan bahwa meloloskan mereka ke Malaysia melalui jalur tikus tetap saja merupakan pelanggaran.

“Apapun ilegal itu tidak boleh,” ujarnya.

Sebelumnya 26 TKI yang akan menuju Malaysia melalui jalur tikus di Bambangan, Sebatik, diamankan dan diserahakn kepada Program Layanan Terpadu Sentar Poros Perbatasan Jumat (2/9/2016).

Dalam pemeriksaan, dari 26 TKI, hanya 16 yang memiliki dokumen resmi, sementara 5 TKI dan 5 anak-anak tidak memiliki dokumen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.