Kompas.com - 06/09/2016, 22:23 WIB
|
EditorErlangga Djumena

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Polisi Sektor Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek Jawa Timur mengamankan dua orang pelaku peredaran uang palsu, Selasa (06/09/2016). Dari tangan pelaku, polisi menyita uang pecahan Rp 100.000 senilai Rp 5 juta.

Dua pelaku yang kini diamankan di Mapolres Trenggalek adalah Herlina (41), ibu rumah tangga warga Dusun Kalianyar, Tulungagung dan Maryono (51) warga Desa Tanggul Welahan, Tulungagung.

 "Kedua tersangka ini mempunyai peran masing-masing setiap melakukan aksinya. satu sebagai pengedar dan satu sebagai pemasok," ucap Kapolsek Gandusari AKP Rohadi.

Kasus ini terungkap dari laporan Suliatin (52) yang menjadi korban.

Herliana membeli gabah milik Suliatin, warga Dusun Gumelar, Trenggalek, sebanyak 2 ton  dengan harga Rp 9,5 juta. Ketika pelaku melakukan pembayaran dan dihitung ulang, korban curiga dengan sejumlah uang yang diterimanya. 

"Untuk memastikan keaslian beberapa uang yang dicurigai tersebut, Dibawa ke kantor Bank cabang yang letaknya tidak jauh dari rumah korban. Sementara itu pelaku masih berada di rumah korban sambil menunggu kendaraan yang akan mengangkut barang yang dibelinya," kata Rohadi.

Setelah dipastikan palsu, Suliatin langsung memanggil sang suami yang merupakan anggota polisi di Trenggalek. Pada saat itu juga pelaku langsung digiring ke Mapolsek guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap Herlina, tidak berselang waktu lama polisi menangkap seorang pelaku yang berperan sebagai pemasok bernama Maryono.

"Pada awalnya pelaku mengelak bahwa uang miliknya palsu. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan akhirnya pelaku mengakui bahwa uang tersebut palsu, dan didapat dari seorang bernama Maryono," katanya.

Herlina mengaku terpaksa melakukan melanggar hukum tersebut dengan alasan desakan ekonomi keluarga. "Saya membeli uang palsu sebesar Rp 5 juta dari pemasok dengan harga Rp 2,5 juta. Saya melakukan ini terpaksa karena orang tua sakit dan membiayai ketiga anak-anaknya yang masih kecil," sebutnya.

Atas perbuatannya,pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 50 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.