Jambret Pensiunan Polisi, Dua Pria Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

Kompas.com - 05/09/2016, 18:49 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/ EDI JUNAEDIIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Tas milik Kombes Pol Purn Joni Siahaan (62) di atas meja dirampas oleh dua pria saat dirinya sedang asyik menikmati teh hangat bersama temannya di Jalan Juanda Medan. Warga Jalan Sei Padang Gang Pribadi, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Dua pelaku, Herianto alias Heri Ompong alias Bento (28) dan Rifandi alias Ifan (28), membawa kabur tas berisi tiga unit ponsel, dua cincin emas, uang sebanyak Rp 3.100.000 dan kartu ATM itu.

Tas dan surat-surat yang ada di dalamnya mereka buang ke Sungai Deli di kawasan Jalan Brigjend Katamso Medan, sedangkan tiga unit ponsel dijual ke daerah Mangkubumi Medan. Korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Medan Kota.

Berdasarkan laporan ini, unit Reskrim Polsek Medan Kota melakukan penyelidikan dan menangkap Harianto ketika sedang tidur di rumah kosong di Jalan Puri Medan, tak jauh dari kediamannya pada Minggu (4/8/2016).

Polisi lalu menangkap Rifandi di Diskotik New Zone Jalan Wajir Medan.

"Waktu kami sedang melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, kedua pelaku coba kabur dan melakukan perlawanan. Petugas sudah memberikan tembakan peringatan tapi keduanya tidak mengindahkan sehingga kami lumpuhkan dengan tegas terukur," kata Kapolsek Medan Kota AKP Martuasah Tobing, Senin (5/8/2016).

Herianto ditembak bagian kaki kanannya sementara Rifandi ditembak kaki kirinya. Keduanya kemudian dirawat di RS Bhayangkara Medan. Barang bukti yang kita sita dari tangan pelaku berupa dua cincin emas, STNK mobil dan sebungkus kecil ganja.

"Kedua pelaku masih kami periksa dan kasus ini masih kami sidik kembangkan," kata Martuasah lagi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X