Jual Sawah 1 Hektare, Jamaah Haji Batal Berangkat Haji Karena Tertahan di Filipina

Kompas.com - 04/09/2016, 11:15 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

MAKASSAR, KOMPAS.com - Keluarga jemaah haji yang dipulangkan ke Indonesia dari Filipina menunggu kedatangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu (4/9/2016).

Suasana senang dan sedih pun menyertai keluarga yang menunggu para calon jemaah haji yang batal berangkat ke tanah suci Mekkah.

Seperti diungkapkan Linda warga Kabupaten Sidrap ini saat ditemui di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Dirinya, merasa senang kedua kakek dan neneknya bisa pulang dengan selamat di Indonesia.

"Senang sih, senang. Karena kakek dan nenek bisa dipulangkan. Sedihnya, karena kakek dan nenek batal ke tanah suci. Padahal sudah lama sekali dia ingin berhaji. Sampai jual sawah 1 hektar Rp 200 juta," ungkap Linda.

Linda menurutnya, kakek dan neneknya berangkat berhaji melalui jalur Filipina dengan travel PT Aulad Amin di Wajo. Kakek dan neneknya pun tak tanggung-tanggung membayar biaya pemberangkatan haji hingga Rp 250 juta.

"Kasihan juga kakek dan nenek, karena sudah jual sawah untuk berhaji. Ya Rp 250 juta dua orang, membayar ke PT Aulad Amin di Kabupaten Wajo baru batal ji berangkat. Tidak tahu ini, apakah uang dikembalikan atau tidak. Tunggu kakek dan nenek pulang dulu," tuturnya.

Rencananya, dari 177 orang, 168 WNI yang hendak berangkat haji melalui jalur Filipina akan dipulangkan ke tanah air, Minggu (4/9/2016). Mereka dideportasi setelah mendapat clearance dari Otoritas Filipina.

Clearance tersebut diberikan setelah dilakukan berbagai upaya oleh KBRI, termasuk dengan menyampaikan suplementary guarantee letter.

Pemulangan jemaah haji dari Filipina, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akan menggunakan pesawat khusus (Air Asia).

Pemulangan 168 WNI itu didampingi langsung oleh Kedutaan Besar RI di Manila dan tim Kemlu.

Pesawat akan terbang dari Manila ke Jakarta melalui Makassar. Sebanyak 100 penumpang yang berasal dari Sulawesi akan diserahterimakan kepada Pemda Sulawesi Selatan di Bandara Hassanudin.

Sementara sisanya sebanyak 68 penumpang akan diserahkan kepada masing-masing pemda di Bandara Soekarno Hatta. Mereka berasal dari Jatim, Jateng, Jabar, Kaltim, DKI, Banten, Kaltara, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Regional
UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

Regional
Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Regional
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Regional
Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Regional
Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Regional
Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Regional
Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Regional
Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Regional
Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Regional
Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Regional
Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Regional
Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Regional
Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X