Airin: Kabupaten Kota yang Berhasil Terapkan "Smart City" Bisa Berbagi - Kompas.com

Airin: Kabupaten Kota yang Berhasil Terapkan "Smart City" Bisa Berbagi

Kompas.com - 02/09/2016, 14:01 WIB
Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat menjadi pembicara dalam acara Indonesia Smart City Forum (ISCF) 2016 di Trans Luxury Hotel, Bandung, Jum'at (2/9/2016). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Selatan sekaligus Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Airin Rachmi Diany turut menjadi pembicara dalam Indonesia Smart City Forum (ISCF) 2016 di Trans Luxury Hotel, Bandung, Jumat (2/9/2016).

Dia menjelaskan, forum kota cerdas harus menjadi ajang untuk berbagi keberhasilan daerah ke seluruh Indonesia. Dengan demikian, lanjut dia, setiap kemajuan daerah bisa turut dirasakan daerah lain dengan cara menduplikasi konsep dan program berbasis teknologi informatika.

"Dengan adanya smart city memudahkan kami untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat dan harapan kami tentunya kabupaten dan kota yang sudah memiliki prestasi bisa berbagi dengan kami semua dalam rangka meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat," ucap Airin.

Menurut dia, dalam kemajuan teknologi saat ini hampir tidak ada persoalan pelayanan yang tak tersentuh oleh tekonologi. Sebab itu, dia berharap agar konsep smart city mampu membantu tiap daerah agar memiliki sistem pelayanan publik yang murah, mudah, cepat serta memiliki kepastian hukum.

"Agar perekonomian tumbuh lebih cepat, lingkungan lebih nyaman, dan pembangunan masyarakat terus meningkat. Konsep pembangunan masyarakat berkaitan erat dengan teknologi, kami sadari teknologi yang dihadirkan melalui inovasi memudahkan tiap aspek kehidupan. Saat ini, hampir tidak ada bagian dari kami yang tak tersentuh teknologi, ini era teknologi dan inovasi. Jadi, siapa yang bisa menguasai teknologi ialah yang mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tuturnya.

Namun, dia mewanti-wanti agar penggunaan instrumen teknologi dalam pelayanan masyarakat harus tepat sasaran guna menghindari anggaran yang mubazir. Tak hanya itu, konsep smart city harus berkontribusi melahirkan smart people, smart economy, smart government, dan smart living.

"Berdasarkan pengalaman dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan saya sering menemukan hal sederhana yang tidak harus berhubungan dengan teknologi tinggi namun dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan keberadaan teknologi tidak mempersulit," ucapnya.

Apeksi, lanjut Airin, ikut berkomitmen untuk mendorong tiap kota agar bisa menerapkan keberhasilan program di daerah lain.

"Tentunya kota yang tergabung dalam Apeksi, kami terus mendorong dan mendukung kegiatan positif ini dan kami tahu, Ridwan Kamil kiprahnya bisa menjadi contoh. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberi manfaat," tutupnya.

(Baca juga: Menpan-RB Ingin Indonesia Smart City Forum Jadi Acara Wajib Nasional)


EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X