Kompas.com - 02/09/2016, 05:26 WIB
Reza Artamevia di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mataram, Lombok, pada Kamis (1/9/2016) KOMPAS.com/KARNIA SEPTIAReza Artamevia di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mataram, Lombok, pada Kamis (1/9/2016)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MATARAM, KOMPAS.com — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat Sriyanto mengatakan, Reza Artamevia dan tiga orang lainnya akan menjalani rehabilitasi rawat jalan.

Reza dan ketiga temannya, yaitu Davina, Richard, dan Yuti, direhabilitasi karena tidak memiliki barang bukti narkotika saat digerebek di salah satu hotel di Mataram, Minggu (28/8/2016).

"Waktu dites oleh polda memang waktu itu positif. Hasil dari kami tadi setelah kami terima kemudian kami tes urine juga mereka. Dari keempatnya sudah tidak ada kadar narkobanya. Jadi, semuanya sudah negatif," kata Sriyanto, Kamis (1/9/2016).

Dia mengatakan, hasil assesment dari pemeriksaan di BNN terhadap Reza menyebutkan bahwa tingkat penyalahgunaannya masih di tingkat coba-coba pakai. Artinya, pemakaian narkoba Reza belum sering dan belum bersifat kecanduan.

"Karena tingkat kecanduan tidak berat, masih coba-coba pakai. Coba pakainya juga tidak tahu, maka kami akan rawat jalan selama delapan kali pertemuan," kata dia.

Untuk selanjutnya, pelantun lagu "Satu yang Tak Bisa Lepas" ini akan menjalani rawat jalan di BNN Provinsi NTB dua kali dalam satu minggu.

"Jadi rawat jalannya di sini," kata Sriyanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keputusan ini diambil BNN setelah Reza dan kawan-kawan menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine selama enam jam di kantor BNN Provinsi NTB.

Hasil kali ini, tes urine Reza dinyatakan negatif narkoba, padahal sebelumnya hasil tes di Polres Mataram dinyatakan positif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X