Kompas.com - 01/09/2016, 17:07 WIB
Dua ekor maleo (Macrocephalon maleo) di sudut salah satu kandang Penangkaran Maleo Saluki di Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/6/2014). Sejak 2002, maleo yang dikategorikan terancam punah mulai ditangkarkan Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu. KOMPAS/VIDELIS JEMALIDua ekor maleo (Macrocephalon maleo) di sudut salah satu kandang Penangkaran Maleo Saluki di Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/6/2014). Sejak 2002, maleo yang dikategorikan terancam punah mulai ditangkarkan Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu.
|
EditorErlangga Djumena

PALU, KOMPAS.com – Sebanyak 17.000 bibit pohon sudah dipersiapkan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah untuk proses rehabilitasi kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL)  yang telah dirusak oleh penambang emas ilegal.

Data yang dimiliki Dinas Kehutanan, luas kawasan yang telah dirusak oleh penambang emas liar tersebut mencapai 13 hektar.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah Nahardi mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah untuk menyelesaikan masalah maraknya aktivitas tambang emas di kawasan Taman Nasional Lore Lindu yang merupakan cagar biosfer dunia.

“Bibit yang akan kita tanam di kawasan yang telah dirusak itu adalah jenis meranti, palapi, trembesi, dan juga kayu leda atau kayu inggris yang merupakan pohon endemik di Kawasan Taman Nasional itu,” kata Nahardi, Kamis (1/9/2016).

Program rehabilitasi ini menurut Nahardi akan dikerjakan oleh sejumlah dinas teknis yang terbagi dalam empat kelompok kerja sesuai dengan perintah Gubernur. Dinas Kehutanan sendiri berada pada kelompok kerja kedua untuk melakukan rehabilitasi setelah kelompok kerja pertama yakni Dinas Pekerjaan Umum melakukan penataan lokasi.

“Kita akan mulai menanam kembali setelah Dinas PU melakukan penataan dengan menutup kembali lubang-lubang bekas tambang yang telah digali oleh para penambang, kemudian kita yang berada pada pokja kedua masuk dan melakukan rehabilitasi,” ujarnya.

Selanjutnya pihak Balai TNLL yang akan melakukan perawatan setelah kawasan tersebut direhabilitasi. Menurut dia, pihak dinas kehutanan hanya sebatas memberikan dukungan terhadap kawasan TNLL yang telah dirusak oleh penambang emas ilegal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu proses penegakan hukum di kawasan Taman Nasional (TN) Lore Lindu, Kamis ini mulai diberlakukan. Ribuan aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, serta instansi terkait mulai bergerak ke arah TN Lore Lindu sekitar pukul 05.00 Wita. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.