Kota Pontianak Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

Kompas.com - 30/08/2016, 22:04 WIB
Atap berukuran raksasa yang terbang dan tersangkut di pohon akibat terbawa angin puting beliung di Jalan Gusti Hamzah, Pontianak (30/8/2016) KOMPAS.com/Yohanes Kurnia IrawanAtap berukuran raksasa yang terbang dan tersangkut di pohon akibat terbawa angin puting beliung di Jalan Gusti Hamzah, Pontianak (30/8/2016)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Angin kencang disertai hujan deras yang melanda Kota Pontianak, Selasa (30/6/2016) sore, menyebabkan puluhan rumah rusak.

Kepala BPBD Kota Pontianak, Aswin Taufik mengungkapkan, data sementara yang dikumpulkan petugas di lapangan saat ini baru mencatat sekitar 43 rumah warga yang mengalami kerusakan. Rumah tersebut rata-rata rusak pada bagian atap yang beterbangan diterpa angin kencang selama kurang lebih satu jam.

"(Itu) data sementara tingkat kerusakan rumah warga mulai dari rusak ringan hingga rusak berat, sebagian besar atap rumah beterbangan diterpa angin kencang," ujar Aswin, Selasa (30/8/2016) malam.

Jumlah rumah rusak tadi merupakan pembaruan data sementara yang dilaporkan petugas di lapangan dari dua kecamatan, yaitu kecamatan Pontianak Kota dan Pontianak Utara.

Setelah peristiwa tersebut, sejumlah wilayah di Pontianak sempat gelap gulita akibat pemadaman aliran listrik PLN. Sejumlah pohon juga dikabarkan tumbang hingga menutupi jalan yang membuat akses lalu lintas menjadi terhambat. Namun, BPBD belum bisa mengungkapkan jumlah pohon yang tumbang karena masih dalam pendataan petugas di lapangan.

Sementara itu, salah satu warga, Hendra mengatakan ia sempat melihat atap yang beterbangan itu berputar di udara.

"Angin memang luar biasa, sekitar jam 15.00 tadi mulainya, sebelum hujan turun," ujar Hendra.

Sebelumnya diberitakan, angin kencang juga menerbangkan sebuah atap berukuran raksasa dan tersangkut di pohon serta menimpa sejumlah kios di Jalan Gusti Hamzah.

Baca juga: Angin Puting Beliung Terbangkan Atap Baja Ringan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait korban jiwa dari peristiwa ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Regional
Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Regional
ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

Regional
Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Regional
Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Regional
Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah 'Swab' Ketiga

Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah "Swab" Ketiga

Regional
Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Regional
Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Regional
Dinkes Sragen Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai 3 Hari

Dinkes Sragen Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai 3 Hari

Regional
Salah Satu Terduga Teroris di Aceh Berprofesi sebagai PNS

Salah Satu Terduga Teroris di Aceh Berprofesi sebagai PNS

Regional
Ambil Paksa Jenazah Covid-19 RSI Kalianget, Dokter: Keluarga Emosi...

Ambil Paksa Jenazah Covid-19 RSI Kalianget, Dokter: Keluarga Emosi...

Regional
Salah Kirim Jenazah, TKW Asal Jember Meninggal di Malaysia, yang Dikirim Warga Sragen

Salah Kirim Jenazah, TKW Asal Jember Meninggal di Malaysia, yang Dikirim Warga Sragen

Regional
FTI UMI Rakit Pembangkit Tenaga Surya untuk Penerangan 300 Tenda Pengungsi Gempa Sulbar

FTI UMI Rakit Pembangkit Tenaga Surya untuk Penerangan 300 Tenda Pengungsi Gempa Sulbar

Regional
Waspada Banjir dan Longsor di Kabupaten Lebak

Waspada Banjir dan Longsor di Kabupaten Lebak

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Tidak Wajib Jilbab, Cukup Berpakaian Sopan

Siswi Non-Muslim di Padang Tidak Wajib Jilbab, Cukup Berpakaian Sopan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X