Kompas.com - 27/08/2016, 20:09 WIB
Guru SMK 2 Makassar, Dasrul akhirnya pulang kerumahnya dengan ditemani presenter Kompas TV, Aiman Wicaksono, Kamis (18/8/2016).guru Kontributor Makassar, Hendra CiptoGuru SMK 2 Makassar, Dasrul akhirnya pulang kerumahnya dengan ditemani presenter Kompas TV, Aiman Wicaksono, Kamis (18/8/2016).guru
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Masih ingat kasus guru SMK 2 Makassar, Dasrul (52), yang dikeroyok siswanya, MA (15) dan orangtua siswa, Adnan Achmad (43).

Kasus tersebut terus berlanjut hingga ke meja hijau. Bahkan, MA telah dilimpahkan ke Kejaksaan, dan kini giliran Dasrul diperiksa terkait kasus penganiayaan.

Baca juga: Guru Dasrul: Biarpun Sudah Pukul Saya, Dia Tetap Anakku

Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi (Kompol) Musbagh Niam yang dikonfirmasi, Sabtu (27/8/2016), mengatakan, penyidik telah memeriksa Dasrul, Jumat (26/8/2016) sore hingga malam. Namun pihaknya belum menentukan status Dasrul, karena penyidik terlebih dahulu melakukan gelar perkara.

"Saya belum bisa berkomentar soal hasil pemeriksaan kemarin. Karena masih mau dilakukan gelar perkara. Status Pak Dasrul belum tersangka. Nantilah kita umumkan setelah dilakukan gelar," katanya.

Berdasarkan penyelidikan sementara, ungkap Musbagh Niam, Dasrul sudah terbukti melanggar Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. Pada pasal tersebut, Dasrul bisa dilakukan penahanan.

"Kita masih tetap kembangkan, karena pasal-pasal tambahan yang akan disangkakan. Seperti berdasarkan laporan siswanya, MA tentang penganiayaan. Tapi kita juga pertimbangkan yurisprudensi yang diterbitkan oleh MA tentang guru tidak bisa dipidana jika melakukan pembinaan," jelasnya.

Baca juga: Dilaporkan Balik ke Polisi, Dasrul Bantah Pukul Siswanya

Musbagh Niam mengungkapkan, untuk berkas perkara MA sudah pelimpahan tahap 2. Bahkan, berkas perkara dan tersangka MA telah diserahkan ke Kejaksaan.

Sedangkan berkas perkara ayah MA, Adnan Achmad masih ditangan kepolisian dan belum dilimpahkan ke Kejaksaan.

Sebelumnya telah diberitakan, guru SMK 2 Makassar, Dasrul (52) dikeroyok seorang siswa, MA (15) dan orang tuanya, Adnan Achmad (43) saat proses belajar berlangsung, Rabu (10/8/2016).

Kompas TV Kebesaran Hati Guru Dasrul Terhadap Pendidikan

Akibat penganiayaan itu, Dasrul mengalami luka-luka memar di wajahnya dan mulut serta hidungnya mengeluarkan darah.

Dengan begitu, Dasrul pun melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya kepada Polsekta Tamalate. Demikian pula dengan ;MA, dia melapor balik Dasrul terkait penganiayaan setelah ia dan ayahnya ditahan polisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X