Kantor Samsat Ungaran Siap Beri Pelayanan Publik Berbasis NIK

Kompas.com - 27/08/2016, 15:18 WIB
Ilustrasi: e-KTP yang telah selesai dicetak. KOMPAS/WISNU WIDIANTOROIlustrasi: e-KTP yang telah selesai dicetak.
|
EditorFarid Assifa

UNGARAN, KOMPAS.com - Kemendagri akan menerapkan pelayanan publik berbasis nomor induk kependudukan (NIK) mulai Oktober 2016 mendatang.

Salah satu yang menyatakan kesiapan melaksanakan program tersebut adalah pelayanan administrasi kendaraan bermotor di kantor Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Kabupaten Semarang.

"Apapun program yang akan dijalankan pemerintah, kami siap terapkan, tanpa mempersulit pelayanan yang sudah ada," ungkap Kepala UP3AD Kabupaten Semarang, Noor Hadi, saat ditemui di kantor Samsat Ungaran, Sabtu (27/8/2016).

Apabila program itu benar akan dijalankan, dirinya mengingatkan para wajib pajak harus melakukan perekaman data kependudukan sebelum Oktober 2016 nanti. Sebab, semua persyaratan perpajakan kendaraan memerlukan e-KTP yang berlaku.

"Kalau belum rekam data, pastinya NIK wajib pajak belum masuk database. Itu akan menghambat petugas dalam mengakses ketepatan data kendaraan yang akan dipajaki," tandasnya.

Dirinya memprediksi secara teknis kebijakan ini akan sedikit mempersulit pengurusan administrasi. Namun, pihaknya tetap akan proaktif melayani para wajib pajak secara maksimal. Jika ada wajib pajak yang belum melakukan rekam data e-KTP, pihaknya akan mencarikan solusinya.

"Mereka mau datang dan membayar pajak itu perlu diapresiasi. Jangan malah dipersulit," imbuhnya.

Salah seorang wajib pajak yang ditemui Kompas.com, Sakardi mengapresiasi program pelayanan publik berbasis NIK yang akan diterapkan pada Oktober mendatang. Namun, dia menilai program ini terlalu mendadak.

"Jangan mendadak begini. Semua warga diwajibkan sudah e-KTP sampai akhir September nanti. Sedangkan pelayanan e-KTP di Disdukcapil belum lancar," ujar Sukardi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Regional
Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Regional
Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Regional
Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Regional
Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Regional
Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Regional
Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Regional
15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

Regional
Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Regional
Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Regional
Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Regional
20 Demonstran Diamankan Polisi Saat Unjuk Rasa Hari Tani di Gedung DPRD Sulsel

20 Demonstran Diamankan Polisi Saat Unjuk Rasa Hari Tani di Gedung DPRD Sulsel

Regional
Ini Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Sulut 2020

Ini Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Sulut 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X