Jemaah Calon Haji Asal Pasuruan Sempat Gelar Manasik di Filipina

Kompas.com - 25/08/2016, 15:28 WIB
Keluarga jemaah calon haji yang ditahan di Filipina berkumpul di balai desa Bulu Kandang Pasuruan, Kamis (25/8/2016). Kontributor Surabaya, Achmad FaizalKeluarga jemaah calon haji yang ditahan di Filipina berkumpul di balai desa Bulu Kandang Pasuruan, Kamis (25/8/2016).
|
EditorFarid Assifa

PASURUAN, KOMPAS.com - Jemaah calon haji yang berangkat dari Filipina pada Ramadhan lalu ternyata sempat menjalani manasik haji di negara itu selama 10 hari.

Selama proses manasik, juga dilakukan pengurusan paspor.

Masduqi Zakaria, salah satu keluarga jemaah asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, memperoleh informasi itu dari adik kandungnya bernama Maslihah, yang merupakan salah satu jemaah yang saat ini ditahan di Filipina.

"Saat bulan puasa kemarin, adik saya sempat berpamitan ke saya, katanya mau manasik haji di Filipina selama 10 hari," katanya di balai desa Bulu Kandang, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Kamis (25/8/2016).

Baca juga: Pemulangan 177 WNI Calon Haji Tunggu Pemeriksaan Otoritas Filipina

Kata Masduqi, adiknya bersama suaminya bernama Joni, berangkat melalui perantara KBIH Arafah yang berkantor di Pasuruan dengan biaya sebesar Rp 150 juta.

"Keluarga kami sampai saat ini shock, apalagi mendengar kabar adik saya dan suaminya ditahan di Filipina," jelasnya.

Dari Kabupaten Pasuruan, ada 12 jemaah yang juga berangkat melalui KBIH Arafah, juga dua jemaah asal Sidoarjo. 

Baca juga: Kemenag Minta 177 Calon Haji Indonesia Dipindahkan ke KBRI Filipina

Kamis siang tadi, para keluarga korban dikumpulkan di balai desa Bulu Kandang, Kecamatan Prigen. Hadir dalam forum tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, perangkat kecamatan dan desa setempat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat, Calon Petahana di Pilkada Banggai Berencana Gugat KPU

Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat, Calon Petahana di Pilkada Banggai Berencana Gugat KPU

Regional
Seorang Guru dan Anaknya Positif Covid-19, Tertular Suami yang Pulang dari Malang

Seorang Guru dan Anaknya Positif Covid-19, Tertular Suami yang Pulang dari Malang

Regional
Prasasti Soe Hok Gie–Idhan Lubis Dipasang di Puncak Mahameru

Prasasti Soe Hok Gie–Idhan Lubis Dipasang di Puncak Mahameru

Regional
Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Regional
Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Regional
Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Regional
Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Regional
Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Regional
Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Regional
Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Regional
15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

Regional
Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X