Kompas.com - 22/08/2016, 19:48 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menerima penjelasan dari pengelola rumah singgah untuk korban kabut asap karhutla di Indralaya Ogan Ilir AMRIZA NURSATRIA/KOMPAS.comMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menerima penjelasan dari pengelola rumah singgah untuk korban kabut asap karhutla di Indralaya Ogan Ilir
|
EditorCaroline Damanik

INDRALAYA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan rumah singgah atau shelter untuk korban kabut asap kebakaran hutan dan lahan berlokasi di Komplek Panti Sosial Indralaya Ogan Ilir.

Khofifah yang disambut Plt Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam datang untuk memastikan kesiapan rumah singgah itu dalam menerima dan melayani korban kabut asap jika bencana kabut asap seperti tahun lalu terjadi lagi di Ogan IIir.

Khofifah mengecek satu persatu ruangan yang akan dipakai oleh korban kebakaran lahan jika terjadi kabut asap yang parah. Ada 9 tempat tidur, 3 penyaring udara dan 2 alat bantu pernapasan yang disiapkan. Namun menurut petugas di sana jumlah itu dapat ditambah sesuai kebutuhan.

Khofifah juga meninjau ruang untuk anak-anak jika ada yang harus diungsikan ke rumah singgah ketika situasi dan kondisi memaksa. Persiapan shelter terkait dengan antisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir mulai marak.

Selain rumah singgah, juga disiapkan petugas trauma healing dan trauma conseling. Persiapan rumah singgah, lanjut dia, tidak hanya dilakukan di Ogan Ilir tetapi juga di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin dan di provinsi lain yang tingkat indeks standar pencemaran udara (ISPU) nya sudah melawati ambang batas.

“Memang kemarau kali ini disebut kemarau basah, tetapi kemungkinan sampai September. Kalau kemudian terjadi kemarau, maka potensi hotspot akan muncul terutama di daerah yang memiliki lahan gambut jika nanti terjadi kebakaran lahan dan kabut asap, maka kami siapkan shelter ini,” ungkapnya.

Plt Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam menyatakan, Pemkab Ogan Ilir telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di Ogan Ilir, seperti mendirikan desa siaga kebakaran hutan dan lahan serta mendirikan posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di tingkat kabupaten dan kecamatan di Ogan Ilir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.