Ini Komentar Bupati Banyuwangi soal Banjir Lumpur di Pantai Pulau Merah

Kompas.com - 20/08/2016, 08:01 WIB
|
EditorFarid Assifa

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas meminta agar perusahaan tambang yang mengelola tambang emas di Gunung Tumpang Pitu untuk menaati semua dokumen amdal yang sudah dibuat.

Hal tesebut diungkapkan Bupati Anas saat dihubungi via telepon oleh Kompas.com, Jumat (19/8/2016).

Menurut Anas, jika dokumen amdal ditaati, termasuk membangun enam dam untuk menampung air, kemungkinan banjir lumpur tidak akan membesar sampai sekarang.

"Kami mendesak agar perusahaan menaati dokumen amdal yang ada. Dari enam dam, baru dua yang dibuat. Memang beberapa hari curah hujan cukup tinggi tapi seharusnya bisa segera diantisipasi sehingga tidak menyalahkan hujan. Saya sudah meminta ke direksi untuk segera mengambil langkah cepat untuk menyelesaikannya," kata Bupati Anas.

Baca juga: Tambang Emas Diduga Jadi Penyebab Pantai Pulau Merah Tercemar Lumpur

Menurutnya, Pemkab Banyuwangi melalui Badan Lingkungan Hidup sudah cukup lama berkomunikasi dengan pihak perusahaan tambang. Perkiraan awal hujan akan segera selesai, namun kenyataannya curah hujan semakin tinggi sehingga terjadi banjir lumpur di wilayah Pantai Pulau Merah.

"Harus ada pertemuan antara Pokmas (kelompok masyarakat) pengelola wisata pantai Pulau Merah dengan pihak perusahaan tambang walaupun izin tambang lebih dulu dibandingkan penglolaan Pulau Merah yang baru-baru saja," kata Bupati Anas.

Jika dalam waktu satu dua hari ini tidak ada langkah cepat dari pihak perusahaan, menurut Bupati Anas, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Badan Lingkungan Hidup akan melayangkan surat teguran kepada perusahaan tambang.

"Kami sudah sampaikan teguran secara lisan. Surat resminya segera akan dikirim ke pihak perusahaan secepatnya. Ini saya masih di Jakarta," jelasnya.

Sejak sepuluh hari terakhir, pantai Pulau Merah, salah satu destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi banjir lumpur. Akibatnya, air pantai yang biasanya terlihat bening menjadi keruh dan coklat. Endapan lumpur coklat pekat juga terlihat di sekitar pantai Pulau Merah.

Baca juga: Pantai Pulau Merah yang Dulu Airnya Bening Kini Tercemar Lumpur

Dari pantauan Kompas.com, ada enam titik di sekitar pantai yang erosi akibat luapan sungai. Selain itu, beberapa biota laut seperti ikan dan gurita ditemukan mati.

"Ada beberapa gurita yang ditemukan mati akibat banjir lumpur. Karang-karang di sisi timur dipenuhi lumpur. Itu kan tempatnya gurita. Karang-karangnya juga berubah berwarna coklat," jelas Suyitno, salah satu penjaga pantai Pulau Merah kepada Kompas.com, Jumat (19/82016).

Pria kelahiran 1969 tersebut juga menunjukkan sungai yang dipenuhi dengan lumpur yang sangat tebal. Menurutnya, sebelum banjir lumpur, batu-batuan di dasar sungai masih terlihat jelas.

"Air laut terlihat semakin keruh dan coklat ketika air pasang karena lumpurnya kan kena ombak dan arus," jelas Suyitno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.