Kompas.com - 15/08/2016, 22:33 WIB
Unsur Muspida Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara menyambut Kapal KM. Caraka Jaya Niaga III-32 sebagai realisasi program transportasi tol laut, Senin (23/5/2016) KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANUnsur Muspida Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara menyambut Kapal KM. Caraka Jaya Niaga III-32 sebagai realisasi program transportasi tol laut, Senin (23/5/2016)
|
EditorErlangga Djumena

TERNATE, KOMPAS.com - Sejak kapal tol laut, KM Caraka Jaya Niaga singgah di sejumlah pelabuhan di Maluku Utara pada 23 Mei 2016, kapal tersebut baru singgah satu kali di daerah tersebut. Itu pun hanya mengangkut bahan material.

“Baru sekali singgah, itupun hanya memuat semen Tonasa sebanyak 4 kontainer. Trayek kedua tidak ada kontainer di Ternate,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate Arif Gani kepada Kompas.com, Senin (15/8/2016).

Menurut dia, distributor hanya berani memuat material bangunan di kapal tol laut, sementara untuk jenis bahan pangan tidak berani karena pertimbangan lamanya waktu perjalanan yang ditempuh dari Makassar sampai ke Ternate.

"Dengan waktu yang ditempuh kapal tol laut itu dari Makassar ke Ternate selama 20 hari lebih sangat tidak memungkinkan memuat bahan pangan karena akan rusak. Padahal kapal kontainer seperti Tanto dari Makassar ke Ternate hanya 3 hari saja,” kata Arif.

Dengan demikian, masyarakat Maluku Utara belum merasakan manfaat tol laut tersebut secara maksimal. Harga sembako dirasakan masyarakat Maluku Utara masih sama dengan sebelum adanya kapal milik PT Pelni yang diprogramkan pemerintah Presiden Jokowi  tersebut.

Menurut dia, persoalan ini sudah disampaikan ke pemerintah provinsi Maluku Utara agar disampaikan ke pemerintah pusat dengan mengubah rute kapal tol laut.

Para distributor bahan pangan katanya sangat menginginkan kapal to laut ini karena itu dapat menekan harga penjualan di tempat tujuan, hanya saja belum berani karena lamanya waktu tempuh yang dibutuhkan sampai ke Ternate.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

‘Untuk harga bahan pokok belum ada pengaruh, tapi untuk semen khususnya semen tonasa ada penurunan harga,” ujar Arif.

Kota Ternate merupakan pelabuhan yang terakhir disinggahi karena setelah dari Makassar, kapal itu ke Sanger Talaud-Morotai-Tobelo kemudian Ternate.

baca Kapal Tol Laut Kini Singgahi Halmahera Utara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.