Pukul Guru, Orangtua dan Anaknya Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara - Kompas.com

Pukul Guru, Orangtua dan Anaknya Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Kompas.com - 11/08/2016, 12:45 WIB
Kontributor Makassar, Hendra Cipto Kepala Polsekta Tamalate, Komisaris Polisi (Kompol) Muh Azis Yunus.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Siswa SMK 2 Makassar, MA (15), dan ayahnya, Adnan Achmad (43), yang menjadi tersangka pengeroyokan gurunya, Dahrul (52), dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

"Kami kenakan kedua tersangka pasal 170 dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Tapi kami masih dalami lagi kasus ini, siapa tahu ada pasal-pasal yang dilanggar," ujar Kepala Polsekta Tamalate, Kompol Muh Azis Yunus, saat ditemui di kantornya, Kamis (11/8/2016).

Saat ditanya soal tersangka MA yang merupakan anak di bawah umur, Azis tetap menggunakan UU Perlindungan Anak. Ada pengecualian pada anak di bawah umur yang menjadi tersangka.

"Makanya kami lihat nanti. Jelas ada pengecualian untuk anak di bawah umur. Kami masih dalamilah kasus ini," ucapnya.


Azis menambahkan, saat ini korban masih menjalani perawatan tim medis di rumah sakit akibat hidungnya mengalami patah setelah dipukul oleh kedua tersangka.

Sebelumnya diberitakan, seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Makassar, Dahrul (52), dianiaya oleh orangtua siswanya, Adnan Achmad (43), saat proses belajar berlangsung, Rabu (10/8/2016).

 

Akibat penganiayaan itu, Dahrul mengalami luka-luka memar di wajahnya dan mulut serta hidungnya mengeluarkan darah. Dahrul lalu melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya kepada Polsekta Tamalate.

Penganiayaan ini terjadi setelah anak Adnan, Muh Alif, tidak mengerjakan tugas dan dihukum oleh Dahrul. Alif juga tidak membawa perlengkapan menggambar dan buku.

Alif lalu menelpon ayahnya dan menceritakan perlakuan tidak menyenangkan yang dialaminya. Tidak lama kemudian, Adnan datang dan langsung memukul wajah korban.

(Baca juga: Guru Dipukul Orangtua Siswa, Murid-muridnya Datangi Kantor Polisi)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorCaroline Damanik

Terkini Lainnya

Menurut Menteri Perdagangan, Pasar Tradisional Kini Sudah Mulai Naik Kelas

Menurut Menteri Perdagangan, Pasar Tradisional Kini Sudah Mulai Naik Kelas

Nasional
Pelaku Pencabulan Menjerit Kesakitan, Eksekusi Cambuk Sempat Dihentikan

Pelaku Pencabulan Menjerit Kesakitan, Eksekusi Cambuk Sempat Dihentikan

Regional
La Nyalla Akui Jokowi PKI Hanya Karangan, Ini Kata Airlangga Hartarto

La Nyalla Akui Jokowi PKI Hanya Karangan, Ini Kata Airlangga Hartarto

Nasional
DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

Megapolitan
Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Regional
Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Nasional
PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

Megapolitan
Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Nasional
Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Megapolitan
Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Regional
Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Regional
Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Regional
'Taxiway' Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

"Taxiway" Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

Regional
Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Megapolitan
Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Internasional

Close Ads X