Kompas.com - 08/08/2016, 05:23 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MALANG, KOMPAS.com - Menjadi anggota Satlantas Polres Malang Kota, Brigadir Kepala Seladi, hapal dengan kondisi sejumlah ruas jalan di Kota Malang, Jawa Timur.

Seladi tahu bahwa potensi gangguan lalu lintas salah satunya akibat ulah para pengamen.

Karena itu, sejak beberapa waktu lalu, ia mengajak para pengamen jalanan untuk memulung sampah, seperti yang dikerjakannya seusai bertugas menjadi polisi.

"Pengamen kadang ada di tengah jalan. Itu kan juga membahayakan dirinya sendiri. Saya arahkan ke sini (memulung) supaya tahu bahwa di sini ada rejeki yang barokah," katanya seusai memberikan bantuan uang kepada sejumlah pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lowok Doro, Kota Malang, Minggu (7/8/2016).

Tidak gampang mengajak para pengamen jalanan untuk memulung sampah. Seladi harus mendatangi jalan-jalan tempat para pengamen itu biasa mencari uang.

Dengan segala cara, ia membujuk mereka supaya berhenti mengamen dan mengais rejeki dengan mengumpulkan sampah.

"Saya arahkan ke sini, ikut memilah-milah sampah. Jadi yang biasanya ngamen, ke sini. Sampah itu kotor, tapi rezekinya barokah," kata dia.

Tidak hanya itu, kadang pengamen yang sudah mulai ikut memunguti sampah, kembali ke tengah jalan untuk mengamen lagi. Untuk kasus yang seperti ini, Seladi harus lebih ekstra membujuknya.

"Pernah ada yang sudah ke sini, terus besoknya ngamen lagi. Saya hampiri lagi terus saya ajak. Saya awasi terus, saya arahkan," ujarnya.

Sampai sejauh ini, sudah ada 15 pengamen yang berhenti mengamen dan ikut menjadi pemulung sampah.

Sahermawan, mantan pengamen di Terminal Arjosari, Kota Malang, dan menjadi pemulung, merasa bersyukur karena terbebas dari perilaku minta-minta.

"Dulu hidup saya di terminal. Sekarang alhamdulillah merasa sadar kalau pekerjaanku dulu itu tidak benar," katanya.

Ia menilai bahwa polisi seperti Seladi sangat luar biasa. Meski menjadi polisi, Seladi tidak canggung menjadi pemulung dan berbaur dengan pencari sampah lainnya.

Seladi mendapat penghargaan dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Ketua DPR RI Ade Komarudin karena telah menjalankan amanah sebagai polisi dengan baik.

Seladi dikenal sebagai polisi jujur dan pantang menerima suap. Untuk menopang hidupnya dan keluarganya, ia memulung sampah setelah pekerjaannya sebagai polisi selesai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.