Ini Alasan Penutupan Bandara Ternate Diperpanjang

Kompas.com - 05/08/2016, 15:26 WIB
Kepala Bandara Babullah Ternate Anung Bayumurti, Jumat (5/8/2016) KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANKepala Bandara Babullah Ternate Anung Bayumurti, Jumat (5/8/2016)
|
EditorFarid Assifa

TERNATE, KOMPAS.com - Otoritas Bandara Babullah Ternate, Maluku Utara, mempunyai beberapa alasan dan pertimbangan sehingga penutupan bandara kembali diperpanjang hingga Sabtu (6/8/2016) besok.

Kepala Bandara Babullah Ternate, Anung Bayumurti menjelaskan, perpanjangan penutupan bandara dimulai Jumat (5/8/2016) pukul 11.00 WIT hingga Sabtu (6/8/2016) besok pukul 11.00 WIT.

Anung menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bahwa masih ada aktifitas gunung Gamalama dengan gempa tremor.

“Hasil koordinasi dengan BMKG dan Pusat Vulkanologi bahwa gempa tremor masih ada, kemudian awan mengandung asap partikel abu vulkanik dan itu membahayakan penerbangan,” kata Anung.

Kondisi itu, katanya, berdasarkan gambar satelit dari Direktorat Navigasi Penerbangan bahwa kondisi itu akan terjadi sepanjang hari ini.

Tidak hanya pesawat, otoritas bandara Ternate juga tidak mengizinkan helikopter untuk melakukan penerbangan selama bandara belum dibuka.

“Di landasan sana memang ada tiga pesawat, jangan dikira itu bisa langsung diterbangkan tapi masih menunggu pemeriksaan dari maintenance masing-masing airlines untuk mengecek kondisi mesin pesawat dari abu vulkanik yang menempel,” kata Anung lagi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Regional
Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X