Kukang dan Lutung Jawa Dijual Seharga Rp 500.000 via Medsos

Kompas.com - 04/08/2016, 21:51 WIB
Lutung Jawa yang diamankan dari penjual satwa dilindungi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/8/2016). KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALLutung Jawa yang diamankan dari penjual satwa dilindungi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/8/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SIDOARJO, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial RAG (30), warga Perumahan Gunung Sari Indah, Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, diringkus karena memperjualbelikan satwa dilindungi melalui media sosial dan online.

"Pelaku menawarkan satwa dilindungi itu melalui jejaring Facebook dan website seharga rata-rata Rp 500.000 per ekor," kata Kepala Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Beny Bastiawan di kantor Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (4/8/2016) pagi.

Sebelum menangkap pelaku, Kamis pagi, tim pencari dibantu pegiat satwa dan polisi terlebih dahulu melakukan pelacakan di media sosial dan media online.

"Untuk bertemu pelaku, anggota tim sempat menyamar sebagai pembeli," ujarnya.


Di rumah pelaku, tim mengamankan dua ekor bayi lutung jawa (Trachypithecus auratus) dan empat kukang jawa (Nycticebus javanicus) dalam kondisi masih hidup. Seekor bayi lutung jawa dalam kondisi kurang sehat.

"Keenam satwa tersebut akan direhabilitasi di tempat tertentu sebelum dilepas ke alam liar," kata Beny.

Pelaku disangka melanggar Pasal 21 jo Pasal 40 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman hukumannya lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X