Menpan RB Kepincut Layanan "Lahir Procot Pulang Bawa Akta”

Kompas.com - 02/08/2016, 19:51 WIB
Menpan RB Asman Abnur. KOMPAS.com/ ACHMAD FAIZALMenpan RB Asman Abnur.
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengaku tertarik dengan inovasi layanan publik yang diterapkan di Banyuwangi berupa percepatan penerbitan layanan akta kelahiran.

"Saya tadi berbisik pada salah satu deputi saya soal rencana mengadopsi layanan pemberian akta kelahiran milik Banyuwangi," kata menteri yang baru pekan kemarin dilantik Presiden Jokowi ini, Selasa (2/8/2016).

Inovasi layanan publik yang dimaksud adalah program program ”Lahir Procot Pulang Bawa Akta” milik Kabupaten Banyuwangi. 

Hingga 2015, lebih dari 60.000 bayi telah mendapatkan akta kelahiran secara cepat. Itu semua jika semua syarat lengkap seperti KTP, KK, dan nama bayi.

Begitu bayi lahir, akta kelahiran langsung terbit dan diantarkan ke rumah atau puskesmas oleh tim Pemkab Banyuwangi.

Oleh Presiden Jokowi, menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku diperintah mengoptimalkan pelayanan publik dengan bantuan teknologi informasi. 

"Sesuai amanat Presiden Jokowi, kita harus cepat bergerak yang bisa dirasakan rakyat secara langsung. Tidak perlu program muluk, tapi tidak jalan. Biarpun sederhana, tapi tepat sasaran, dijalankan, dan bermanfaat untuk masyarakat," jelasnya. 

Dia berharap, pemerintah daerah tidak malu untuk mengadopsi inovasi layanan dari daerah lain, jika itu memang baik dan memungkinkan untuk dijalankan sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X