Densus 88 Buru Kelompok Teroris Bom Solo, Tiga Orang Diamankan

Kompas.com - 23/07/2016, 15:47 WIB
Polisi melakukan penjagaan di sebuah peternakan ayam di Tulung, Klaten, Jawa Tengah pada hari Sabtu (23/7/2016). Kontributor Surakarta, M WismabrataPolisi melakukan penjagaan di sebuah peternakan ayam di Tulung, Klaten, Jawa Tengah pada hari Sabtu (23/7/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

KLATEN, KOMPAS.com - Tiga orang yang diduga terkait bom bunuh diri di Mapolresta Kota Solo diamankan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2016) pagi.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti itu di sebuah peternakan ayam yang diduga menjadi lokasi pertemuan gerombolan teroris tersebut.

Ketiga orang itu diciduk dari lokasi berbeda. Mereka adalah AS (40), warga Dukuh Candirejo RT 10/RW 4, Desa Sorogaten, Kecamatan Tulung, Klaten; W (40) dari Dukuh Jetis, RT 12/RW 6, Gedong Jetis, Tulung, Klaten; serta CBS (34) warga Glagah Kidul RT2/ RW 1, Polanharjo, Klaten.

AS merupakan kakak kandung Nur Rohman dan diduga membantu mempersiapkan aksi bom bunuh diri.

Adapun W dan CBS diduga membantu menyembunyikan Nur sebelum melakukan bom bunuh diri.

Seusai menangkap mereka, tim Densus 88 menggeledah sebuah peternakan ayam milik W. Polisi menemukan sejumlah barang bukti, tetapi belum ada keterangan resmi mengenai barang bukti yang dibawa tersebut.

"Tim Densus sendiri yang datang melakuan penangkapan dan penggeledahan di kandang ayam dan memang Nur Rohman pernah berada di kandang ayam tersebut," kata Kepala Polsek Tulung Ajun Komisaris Polisi Suparmo, Sabtu.

Camat Tulung Rohmat Sugiarto membenarkan bahwa polisi menggeledah sebuah gubuk di peternakan itu dan membawa sejumlah barang bukti. Setelah itu, polisi melakukan penyisiran ke selatan di pinggir sungai dekat peternakan.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X