Garin Nugroho Terancam Gagal Maju ke Pemilihan Wali Kota Yogyakarta

Kompas.com - 20/07/2016, 17:50 WIB
Sineas Indonesia  Garin Nugroho saat menujukan emblem penghargaan Order Des Arts et Letters atau penghargaan bidang seni dan Sastra dari pemerintah Perancis. KOMPAS.com / Wijaya KusumaSineas Indonesia Garin Nugroho saat menujukan emblem penghargaan Order Des Arts et Letters atau penghargaan bidang seni dan Sastra dari pemerintah Perancis.
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Yogyakarta, Garin Nugroho dan Rommy Heryanto terancam kesulitan maju ke pilkada.

Sebab, jumlah dukungan kartu tanda penduduk (KTP) yang dikumpulkan pasangan yang diusung oleh Jogja Independent (Joint) ini belum memenuhi syarat yang diberlakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk jalur non-parpol.

"KTP yang terkumpul belum memenuhi jumlah yang menjadi syarat dari KPU. Masih kurang banyak," ujar Juru bicara Joint, Yustina Neni, Rabu (20/07/2016).

Neni menuturkan, sejak awal Joint telah melakukan tahap-tahap pencalonan independen. Joint lewat relawan maupun pribadi juga telah berupaya maksimal mengumpulkan dukungan KTP.

Namun demikian, memang sampai saat ini, jumlah dukungan KTP untuk pasangan Garin-Rommy yang berhasil terkumpul belum mendekati syarat dari KPU.

"Kita mengupayakan secara maksimal, terkumpul 3.918 dukungan KTP," tegasnya.

Menurutnya, dengan jumlah dukungan KTP yang didapat saat ini sangat berat untuk mengejar syarat dari KPU, yakni minimal 26.300 dukungan KTP. Terlebih waktu pendaftaran lewat jalur nonparpol ke Komisi Pemilihan Umum tinggal beberapa minggu lagi, yakni 6 Agustus 2016.

"Kita akan ada pertemuan untuk menentukan langkah kelanjutannya seperti apa," katanya.

Sementara itu, Garin Nugroho mengatakan masih akan menunggu hasil dari pertemuan Joint terkait langkah yang akan diambil.

"Belum, saya masih menunggu langkah dan keputusan dari Joint," pungkasnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Rekomendasikan Pilkada Boven Digoel Ditunda, Faktor Keamanan dan Logistik Belum Siap

Bawaslu Rekomendasikan Pilkada Boven Digoel Ditunda, Faktor Keamanan dan Logistik Belum Siap

Regional
36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

Regional
Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Regional
Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X