Kompas.com - 18/07/2016, 16:19 WIB
Kajati Papua Fachruddin Siregar Fabio Maria Lopes CostaKajati Papua Fachruddin Siregar
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi Papua belum menyelesaikan 59 kasus dugaan korupsi yang terjadi di Papua dan Papua Barat. Kasus-kasus ini berdasarkan hasil temuan sejak tahun 2009 hingga 2015.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Fachruddin Siregar di Jayapura, Senin (18/7/2016) mengatakan, tunggakan kasus itu terdiri dari 41 kasus berstatus penyelidikan dan 18 kasus yang telah berstatus penyidikan.

"Nasib sejumlah warga, yang sementara menjalani pemeriksaan oleh jaksa, terkatung-katung karena penyelesaian 59 kasus korupsi belum selesai hingga kini," kata Fachruddin.

Ia mengatakan, salah satu faktor yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian kasus korupsi itu adalah kelalaian dari para jaksa di jajarannya.

"Banyak jaksa yang sudah pindah tempat tugas sebelum menyelesaikan kasus yang ditanganinya. Karena itu, saya telah membentuk tim yang baru untuk menangani seluruh kasus-kasus yang tertunda pada Rabu kemarin," kata Fachruddin.

Kejati Papua telah menangani 19 kasus baru dugaan korupsi hingga pertengahan tahun ini. Sepuluh dari 19 kasus ini telah berstatus penyidikan. Adapun 32 kasus korupsi telah sampai tahap penuntutan dan segera dilimpahkan ke pengadilan.

Direktur Eksekutif Papua Anti Corruption and Investigation Anthon Raharusun berpendapat, tertundanya penanganan 59 kasus korupsi itu karena adanya indikasi penyalahgunaan wewenang oleh sejumlah oknum jaksa.

"Dari hasil temuan kami, ada sejumlah jaksa di Papua yang sering menggunakan kasus korupsi yang ditanganinya untuk memeras calon tersangka. Biasanya calon tersangka merupakan pejabat pemerintahan di daerah tersebut," ungkap Anthon.

Ia berharap, pimpinan Kejati Papua dan Kejaksaan Agung segera menyelidiki penyebab tertundanya kasus-kasus itu. Apabila tak ada penyelidikan lebih lanjut, maka kredibilitas aparat kejaksaan dalam penanganan kasus korupsi dipertanyakan," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.