Kompas.com - 18/07/2016, 16:04 WIB
Komplotan sindikat pencurian bersenjata api lintas kabupaten diringkus polisi di daerah Koba, Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. KOMPAS.com/Heru DahnurKomplotan sindikat pencurian bersenjata api lintas kabupaten diringkus polisi di daerah Koba, Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
|
EditorCaroline Damanik

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Komplotan perampok bersenjata api lintas kabupaten diringkus polisi di daerah Koba, Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sebanyak 5 anggota sindikat, masing-masing berinisial MR, HD, AR, LS, dan WH telah melakukan aksi pencurian sebanyak delapan kali.

Dua TKP dilakukan di Kabupaten Bangka Selatan dan enam  TKP lainnya dilakukan di Kabupaten Bangka Tengah.

Kabag Ops Polres Bangka Tengah, Kompol Nur Samsi mengatakan, kelima tersangka ini diamankan saat operasi penangkapan di sejumlah tempat di daerah Bangka Tengah.

“Penangkapan dilakukan hanya berselang dua hari setelah para tersangka melakukan aksi kejahatannya terhadap seorang wanita di kawasan wisata Pantai Tanjung Bangka Tengah,” ujar Nur Samsi di Mapolres Bangka Tengah, Senin (18/7/2016).

Saat dilakukan penangkapan pimpinan dari sindikat yang berinisial AR sempat melakukan perlawanan terhadap polisi, sehingga tersangka pun dilumpuhkan dengan timah panas di kaki sebelah kiri.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan pistol rakitan beserta empat butir peluru yang satu peluru di telah ditembakan oleh pelaku.

Dari keterangan tersangka, pistol rakitan tersebut dibeli di Sumatra Selatan. Selain mengamankan senjata api, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor hasil curian, 11 telpon genggam berbagai merek, sebilah pisau dan uang tunai Rp 100.000.

Tersangka pemilik senpi dan sajam dijerat Undang Undang Darurat No12 tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara. Sedangkan pelaku curat lainnya terancam Pasal 365 KUHP Ayat 1 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 9 tahun penjara dan satu orang penadah akan diancam Pasal 480 dengan 4 tahun penjara.

Pihak kepolisian masih mengembangkan kasus ini guna mengetahui keterlibatan pelaku lainnya.

 

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X