Polisi Bekuk Kawanan Bajing Loncat yang Larikan 25,25 Ton Terigu

Kompas.com - 17/07/2016, 13:34 WIB
Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan (tengah), saat melihat barang bukti kejahatan para tersangka penggelapan, Minggu (17/7/2016). HamzahKapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan (tengah), saat melihat barang bukti kejahatan para tersangka penggelapan, Minggu (17/7/2016).
|
EditorErlangga Djumena

GRESIK, KOMPAS.com – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gresik, Jawa Timur,  mengungkap sindikat bajing loncat antar kota, yang sempat melarikan sebanyak 25.251 kilogram (25,25 ton) tepung milik PT Hacaca Setio Abadi.

Tepung tersebut rencananya, bakal dikirim ke CV Sinar Jaya yang beralamat di Jalan Yos Sudarso No.149, Jombang, dengan bahan tepung lebih dulu diambil di PT Wilmar Nabati Indonesia. Dengan berbagai rekayasa yang telah disiapkan, tepung terigu dengan merk Tegu Fighting Product In Movenbag tersebut berhasil dibawa kabur tersangka.

“Kejadian ini terungkap, setelah kami mendapat laporan dari pihak penyedia sarana transportasi dalam hal ini PT Hacaca, yang mengaku telah kehilangan satu unit truk beserta muatannya sebelum Lebaran. Atau tepatnya pada tanggal 25 Juni 2016,” ucap Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan, Minggu (17/7/2016).

Dari laporan tersebut, akhirnya jajaran Satreskrim Polres Gresik lantas menindaklanjutinya dengan melakukan pengembangan di lapangan. Hasilnya, ada empat tersangka yang berhasil dibekuk dengan inisial FA (40), RYD (43), ATH (32), dan MS (38).


“Tersangka FA inilah yang merencanakan aksi ini, meski ia sendiri adalah sopir yang dipercaya oleh saudara Dwi Adhi Susanto selaku koordinator pengurus lapangan kendaraan di PT Hacaca, untuk mengirim tepung tersebut,” jelasnya.

“Mengaku membutuhkan uang untuk membayar utang sebesar Rp25 juta, FA pun mengajak RYD, ATH, dan MS untuk melakukan aksi penggelapan ini. Di mana MS dan satu lagi tersangka yang belum berhasil ditangkap berinisial DNR, bertugas sebagai penjual hasil penggelapan. Karena mereka berpendapat, tepung pasti banyak dicari masyarakat untuk membuat kue saat Lebaran kemarin,” lanjut Adex.

Namun berkat kejelian petugas, akhirnya tersangka FA berhasil dibekuk di rumahnya yang berada di Semarang, Jawa Tengah. Dari pengakuan FA, polisi pun mengembangkan penyelidikan dan kemudian berhasil mengamankan tersangka RYD, ATH, dan MS.

“Selain barang bukti satu unit truk tronton wing box merk Hino tahun 1998 dengan nopol L 8567 UC, kami juga berhasil mengamakan beberapa barang bukti lain berupa satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter berikut surat-suratnya, tujuh unit handphone, tiga buku tabungan berikut kartu ATM-nya, serta uang tunai sebesar Rp3.760.000,” beber Adex.

Dalam agenda penggerebekan salah satu tersangka, petugas juga menemukan barang bukti berupa dua paket sabu-sabu. Di mana barang haram tersebut diakui oleh tersangka MS, sebagai barang miliknya.

“Sabu-sabu itu milik saya, dan saya sudah dua bulan ini menggunakannya, setelah diperkenalkan oleh teman,” jawab tersangka MS saat ditanya Adex, mengenai siapa dari pemilik dua paket sabu-sabu tersebut.

Atas perbuatannya tersebut, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara. Sementara khusus tersangka MS yang memiliki sabu-sabu, bakal dijerat dengan sangkaan pasal berlapis tentang kepemilikan narkoba.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Regional
Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X