Kompas.com - 07/07/2016, 14:53 WIB
Dua Juru masak Nurdin Ismail alias Din Minimi mendengar materi tuntutan yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (15/2/2016). Serambi/JafaruddinDua Juru masak Nurdin Ismail alias Din Minimi mendengar materi tuntutan yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (15/2/2016).
|
EditorCaroline Damanik

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Sebanyak 12 anggota Nurdin Ismail alias Din Minimi yang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lhokseumawe dan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara, mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman lebaran Idul Fitri selama sebulan.

Din Minimi merupakan mantan pimpinan kelompok bersenjata Aceh yang menyerah pada Badan Intelijen Negara (BIN).

Sementara itu, napi lain dengan berbagai kasus mendapatkan remisi bervariasi mulai 15-45 hari.

“Di Lhoksukon, narapidana (napi) kasus pidana umum mendapatkan remisi 124 orang dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (kanwil Kemenkum HAM) Aceh,” ujar Kepala Rutan Cabang Lhoksukon Effendi melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Muhammad, Sabtu (7/7/2016).

Dia menyebutkan, jumlah napi yang mendapatkan remisi sesuai dengan yang diusulkan pihaknya pada 2015 lalu. Napi kasus narkoba dengan vonis di atas lima tahun penjara hanya 10 orang yang mendapatkannya. Sementara itu, remisi untuk 34 orang napi belum turun dari Kementerian Hukum dan HAM.

Syarat untuk mendapat remisi, minimal harus menjalani hukum enam bulan dan berlakuan baik. Selain itu, remisi untuk dua napi yang terlibat dalam kasus korupsi juga belum turun.

Keduanya adalah drg Anita Syafridah, mantan Direktur RSU Cut Meutia Aceh Utara yang dihukum empat tahun penjara oleh Mahkamah Agung dalam kasus korupsi penggunaan dana alat kesehatan (Alkes) di rumah sakit setempat, serta A Junaidi, mantan Ketua Harian Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Aceh Utara yang divonis empat tahun penjara oleh MA dalam kasus korupsi dana untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI tahun 2010 di Bireuen Rp 5 miliar, bersumber dari APBK Aceh Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Keduanya juga sudah kami usulkan remisi ke kementerian tapi sampai sekarang belum turun. Di rutan kita hanya dua orang saja tinggal napi kasus korupsi," tutur Muhammad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.