Kompas.com - 07/07/2016, 11:13 WIB
Candi Borobudur KOMPAS.COM/AMIR SODIKINCandi Borobudur
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com - Balai Konservasi Borobudur (BKB) meminta kepada wisatawan tidak berfoto terlalu lama di atas Candi Borobudur selama selama libur Lebaran 1437H/2016 ini.

Imbauan ini disampaikan untuk menghindari penumpukan wisatawan, terutama di puncak candi Buddha terbesar di dunia itu.

"Selfie-lah seperlunya, jangan lama-lama, karena akan terjadi penumpukan (wisatawan) di atas candi. Kondisi itu bisa membuat tidak nyaman dan bisa berpotensi merusak batu-batu candi," ujar Kepala BKB, Marsis Sutopo, Kamis (7/7/2016).

Kebiasaan wisatawan selama ini, lanjut Marsis, lebih banyak berlama-lama di atas candi karena penasaran dan takjub melihat pemandangan alam sekitar candi Borobudur, sedangkan jumlah wisatawan yang naik bertambah.

"Pengunjung yang naik dari timur, setelah sampai ke atas (silakan) berputar dan turun ke utara. Begitu juga pengunjung dari barat, sampai di atas berputar, jangan mandeg," imbau Marsis.

Hal ini berbeda dengan wisatawan yang dari rumah sudah menyimpan banyak bertanyaan atau referensi tentang candi Borobudur. Mereka akan lebih ingin menggali ilmu pengetahuan relief-relief yang ada, misalnya relief tentang Karmawibangga dan lainnya.

"Ketika wisatawan menumpuk di atas mereka justru akan mendapat pengalaman terjebak macet di puncak Borobudur yang tidak enak, tidak akan mendapatkan pengalaman atau ilmu dari candi Borobudur," tutur Marsis.

Untuk mengantisipasi hal itu, pengelola menambah jumlah petugas keamanan yang bersiaga di candi Borobudur. Petugas akan memberikan pengarahan kepada wisatawan agar mereka tetap menjaga kenyamanan sesama wisatawan dan Candi Borobudur.

"Mungkin petugas akan sedikit "cerewet" dengan wisatawan yang mandek terlalu lama" katanya.

Kapasitas Ruang Candi Borobudur Marsis menambahkan bahwa Candi Borobudur memiliki standar kapasitas ruang (space capacity) bagi pengunjung sebanyak 123 orang dalam satu waktu, sedangkan kapasitas ruang yang ideal untuk halaman candi sebanyak 528 orang.

Angka tersebut sesuai dengan perhitungan yang dilakukan oleh tim ahli BKB sebagai pihak yang bertanggung jawab atas zona I Candi Borobudur. Perhitungan tersebut berdaebut memberikan ruang gerak pengunjung lebih leluasa.

Namun sejuah ini standar tersebut belum diterapkan karena pengelola Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) belum memiliki kompensasi atau alternatif pelayanan bagi wisatawan yang belum naik ke atas.

"Kalau Zona I akan menerapkan ideal space capacity, maka zona II dan III juga harus siap. Jangan sampai pengunjung yang belum diperbolehkan naik justru malah keleleran (terlantar) kepanasan di bawah ataupun di mobil," ungkap dia.

Sementara itu, Direktur Operasi PT. TWCB Nina Hardiasiwi menyebutkan, selama libur Lebaran 2016 ini pihaknya menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 358.500 orang atau 10 persen di atas realisasi tahun lalu.

Adapun masa libur Lebaran di Candi Borobudur telah ditetapkan selama 15 hari terhitung sejak 3-17 Juli 2016. Puncak kunjungan diperkirakan terjadi pada tanggal 8-9 Juli 2016.

(Baca juga: Libur Lebaran, Candi Borobudur Siap Sambut Pengunjung)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.