Shalat Id Digelar di Depan Lokasi Bom Bunuh Diri di Solo

Kompas.com - 06/07/2016, 07:33 WIB
Shalat Id digelar di depan Mapolresta Solo, Rabu (6/7/2016). Kemarin, aksi bom bunuh diri yang menewaskan satu orang yang diduga pelakunya terjadi di depan markas polisi ini. KOMPAS.com/M WismabrataShalat Id digelar di depan Mapolresta Solo, Rabu (6/7/2016). Kemarin, aksi bom bunuh diri yang menewaskan satu orang yang diduga pelakunya terjadi di depan markas polisi ini.
|
EditorCaroline Damanik

SOLO, KOMPAS.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono bersama ratusan warga Solo melakukan shalat Id di depan Mapolresta Solo, Rabu (6/7/2016).

Aksi bom bunuh diri di halaman Mapolresta Solo, Selasa pagi, tidak menyurutkan warga dan anggota kepolisian di Solo untuk menunaikan ibadah shalat Id di tempat tersebut.

Sejak pukul 06.00 WIB, panitia dari warga Muhammadiyah dan warga Solo di sekitar Mapolresta Solo sudah menyiapkan perlengkapan untuk shalat Id. Warga sekitar pun mulai berdatangan.

KOMPAS.com/M Wismabrata Shalat Id digelar di depan Mapolresta Solo, Rabu (6/7/2016). Kemarin, aksi bom bunuh diri yang menewaskan satu orang yang diduga pelakunya terjadi di depan markas polisi ini.
Andra, warga Gremet, Manahan, Solo, mengaku tidak terpengaruh dengan peristiwa bom bunuh diri tersebut untuk menunaikan shalat Id di depan Mapolresta Solo.

"Ndak masalah Mas, shalat, bom kemarin enggak berpengaruh. Lha wong orang Solo kok malah begitu bikin kekacauan di Solo," katanya.

Imam dan khatib dalam shalat Id tersebut adalah Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, KH Dahlan Rais. Dalam khotbahnya, Dahlan menyampaikan agar memahami Islam dengan cara damai dan tidak membuat kedamaian menjadi bencana bagi orang lain.

Sebelumnya, seperti diberitakan Tribunsolo.com, warga Muhammadiyah tetap berniat menggelar shalat Id di depan SMAN 4 Solo atau di depan Mapolresta Solo, Rabu (6/7/2016) pagi, pasca-insiden bom bunuh diri di Mapolresta Solo.

"Meskipun ada bom bunuh diri di Mapolresta Solo, pelaksanaan shalat Id Rabu pagi tetap dilaksanakan sesuai jadwal," ujar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo Djoko Riyanto saat dikonfirmasi, Selasa (5/7/2016) petang.

Djoko mengatakan, lokasi penyelenggaraan shalat Idul Fitri 1437 H di depan Mapolresta Surakarta adalah salah satu dari 94 lokasi yang di bawah koordinasi Muhammadiyah Solo.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X