Kasus Guru Cubit Siswa Berakhir Damai, Pelapor Bersedia Cabut Laporan

Kompas.com - 04/07/2016, 06:49 WIB
Sambudi duduk di kursi pesakitan PN Sidoarjo dengan dukungan rekan seprofesinya, Rabu (29/6/2016). SURYA/Irwan SyairwanSambudi duduk di kursi pesakitan PN Sidoarjo dengan dukungan rekan seprofesinya, Rabu (29/6/2016).
EditorLaksono Hari Wiwoho

SIDOARJO, KOMPAS.com - Kasus hukum yang menjerat Samhudi (45), guru SMP Raden Rahmad, Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur, berakhir damai. Pelapor bersedia mencabut laporan atas kasus pencubitan oleh Samhudi terhadap salah satu siswanya.

Kedua belah pihak menempuh jalan damai setelah negosiasi yang dilakukan di rumah Ketua PGRI Sidoarjo, Suprapto, Sabtu (2/7/2016) malam.

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad menjadi dalam negosiasi tersebut. Ia mengatakan, jika kasus ini berlanjut, maka dikhawatirkan akan menjadi perhatian publik dan memberikan citra negatif pada pihak-pihak yang terlibat.

"Setidaknya ada tiga institusi yang terlibat, guru, TNI, dan pengadilan. Masyarakat akan mengecap negatif kepada institusi tersebut kalau kasusnya berlanjut. Kami pertemukan pihak yang bertikai dan bersyukur semuanya berjalan baik," kata Nur Ahmad, Minggu (3/7/2016).

Selain Nur, pertemuan itu disaksikan pula oleh Komandan Kodim 0816 Sidoarjo Kolonel (Inf) Andre Julian sebagai negosiator serta pihak lain dari jajaran PGRI Sidoarjo dan Jatim, Dinas Pendidikan Sidoarjo, dan kepolisian.

Kedua pihak yang berselisih, yakni Samhudi selaku terlapor dan Serka Yuni Kurniawan sebagai pelapor, juga dipertemukan.

(Baca Sambudi, Pak Guru yang Disidang karena Mencubit Siswanya)

Pada pertemuan yang berlangsung 2,5 jam itu, Yuni yang melaporkan Samhudi dengan dugaan telah menganiaya anaknya, SS, sepakat untuk mencabut laporan yang diteruskan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo serta Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo.

"Kedua belah pihak telah berdamai. Serka Yuni pun telah membuat pernyataan terkait pencabutan laporan. Suratnya telah dikirim ke instansi tersebut, dengan harapan sidang kasus ini berakhir," kata Nur.

Ketua PGRI Sidoarjo Suprapto mengaku bersyukur karena kasus ini bisa terselesaikan dengan baik. Ia menyatakan kasus ini menjadi perhatian khusus para pendidik, tidak hanya di Jatim, tetapi di seluruh Indonesia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X