Polisi Kutai Timur Gagalkan Penyelundupan 14 Kilogram Sabu

Kompas.com - 04/07/2016, 06:20 WIB
Ilustrasi sabu-sabu Kompas.comIlustrasi sabu-sabu
|
EditorFarid Assifa

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Kepolisian Resor Kutai Timur, Kalimantan Timur, menggagalkan penyelundupan 14 kilogram sabu, Sabtu (2/7/2016). Dua orang diamankan karena penyelundupan ini.

“Kini sedang dikembangkan hingga ke Samarinda. Pemesannya di sana,” kata Kepala Humas Polda Kaltim, Komisaris Besar Fajar Setiawan, Minggu (3/7/2016).

Dengan alasan pengembangan, polisi belum bersedia mengungkap utuh penangkapan ini.

Polisi menggagalkan penyelundupan sabu dalam jumlah besar ini dalam Operasi Ramadaniya 2016 di pos pelayanan terpadu di simpang Perdau, Jalan Poros Sangatta-Bengalon. Polisi memeriksa semua kendaraan melintas, mulai dari surat kendaraan, izin mengemudi, hingga isi dan muatan kendaraan.

Toyota Innova warna hitam dengan pelat nomor KT 1778 BR salah satu yang diperiksa. Mobil ini ditumpangi dua orang. Polisi mencurigai jerigen yang berada di dalam mobil tersebut.

“Kita curiga karena jerigen itu seperti jahitan. Saat dimiringkan seperti ada isi lain di dalamnya. Polisi minta jerigen itu dibuka,” kata Fajar.

Setelah dibuka, tampak belasan bungkusan bentuk kotak mirip tahu. Benda itu kemudian dibuka dan ternyata berisi sabu.

“Si sopir lantas melarikan mobilnya. Kita kejar. Ia tertangkap lagi setelah dikejar,” kata Fajar.

Dua orang itu langsung dibawa ke Polres Kutim untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan kasus. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi mengembangkannya ke Samarinda karena pembeli barang adalah orang Samarinda.

Pengungkapan penyelundupan sabu dalam jumlah besar ini menambah panjang daftar pengungkapan serupa di Kaltim. Pada April 2016 lalu, BNN Kaltim menggagalkan penyelundupan 3 kilogram sabu asal Tawao, Malaysia. Desember 2015, polisi setempat menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu di Tunon Taka, Nunukan.

Sebelumnya, polisi menggagalkan penyelundupan sabu 5 kilogram di jalan Trans Kaltim-Kaltara di Berau pada November 2015. Dua tahun lalu, Polres Kutim pernah mengungkap penyelundupan 1,7 kilogram sabu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X