Kompas.com - 02/07/2016, 18:08 WIB
Warga Desa Karangsari,  Kecamatan Karangtengah Demak, saat berdoa  bersama di Mushola Darussalam untuk “mengirimkan” doa dalam tradisi Arwah Jamak pada malam ke 27  Ramadhan, Jumat (1/7/2016) Kontributor Demak, Ari WidodoWarga Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah Demak, saat berdoa bersama di Mushola Darussalam untuk “mengirimkan” doa dalam tradisi Arwah Jamak pada malam ke 27 Ramadhan, Jumat (1/7/2016)
|
EditorErlangga Djumena

DEMAK, KOMPAS.com - Kabupaten Demak salah satu kota tua di Jawa Tengah, yang terkenal sebagai cikal bakal perkembangan Islam di Nusantara memiliki satu tradisi yang diberi nama Arwah Jamak.

Tradisi sejak masa Sunan Kalijaga tersebut dilestarikan secara turun temurun sampai sekarang. Tradisi Arwah Jamak yakni pembacaan doa untuk orang tua maupun sanak saudara serta leluhur yang sudah meninggal.

Doa akan dibacakan bersama sama menjelang datangnya bulan Ramadhan maupun sepuluh hari terakhir pada malam ganjil puasa Ramadhan.

Seperti yang dilakukan warga Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah Demak, di malam ke 27 Ramadhan, kaum lelaki berkumpul di Mushola Darussalam untuk “mengirimkan” doa bagi leluhur masing masing.

Warga yang ingin arwah leluhurnya didoakan secara berjamaah biasanya memberikan sedekah uang untuk tiap satu nama arwah. Uang yang terkumpul digunakan untuk menyantuni anak yatim piatu.

Muchlasin, Takmir Mushola Darussalam, mengatakan bahwa Tradisi Arwah Jamak memang sudah menjadi kebiasaan di lingkungannya.

“Alhamdulillah, malam ini ada sekitar 300-an arwah yang didoakan bersama sehingga bisa mengumpulkan dana untuk 70 anak yatim,” kata Muchlasin, Jumat ( 1/7/2016) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Mataman (65), salah satu warga Desa Karangsari Karangtengah Demak, mengatakan bahwa sudah menjadi kebiasaan tiap malam ke 27 bulan Ramadhan para warga terutama kaum lelaki melakukan doa bersama di masjid maupun mushola dengan harapan menemukan malam lailatul qodar.

Nggih, malem pitulikur niku kirim donga arwah jamak kersane padang jembar kubure tiyang sepah ugi leluhur kita sedaya (Iya, malam ke 27 itu mengirim doa arwah jamak supaya orang tua dan leluhur terang dan lapang dalam kuburnya),” kata Mataman. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.