Kompas.com - 28/06/2016, 19:11 WIB
Sejumlah foto orang-orang yang sedang menikmati makanan di laman fanpage Facebook dok.Kick Andy ShowSejumlah foto orang-orang yang sedang menikmati makanan di laman fanpage Facebook "Kick Andy Show" ramai dibicarakan di dunia maya karena makanan dan minuman, seperti bakso, sayur dan es buah, disajikan di dalam wadah yang menyerupai kloset atau tempat buang air besar. Beginilah suasana para pengunjung Cafe Jamban yang ada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Sejumlah foto orang-orang yang sedang menikmati makanan di laman fanpage Facebook "Kick Andy Show" ramai dibicarakan di dunia maya.

Sekilas tak ada yang aneh dengan kegiatan makan yang dilakukan. Mereka makan dan minum dengan piring dan gelas. Namun yang unik adalah cara makanan dan minuman itu disajikan.

Makanan dan minuman, seperti bakso, sayur dan es buah, disajikan di dalam wadah yang menyerupai kloset atau tempat buang air besar.

Dalam foto-foto tersebut, orang-orang menyendokkan makanan dan minuman ke piring atau gelasnya dari kloset jongkok berwarna merah jambu lalu menyantapnya dengan gembira dan duduk di atas bangku kafe yang menyerupai kloset duduk.

Beginilah suasana para pengunjung Cafe Jamban yang ada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Foto ini diunggah sebagai pengumuman untuk episode Kick Andy Show terbaru. Sesuai rencana, penggagas kafe ini, Dr Budi Laksono, akan diundang ke acara ini dan diwawancarai oleh pembawa acaranya, Andy Noya.

dok.Kick Andy Show Sejumlah foto makanan dan minuman, seperti bakso, sayur dan es buah, yang disajikan di dalam wadah menyerupai kloset atau tempat buang air besar diunggah di laman fanpage Facebook Kick Andy Show dan menuai protes. Beginilah suasana para pengunjung Cafe Jamban yang ada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Dr Budi Laksono bikin Cafe unik yaitu cafe jamban. Semua makanan dihidangkan di closet. Anda mau coba sensasinya? ?#‎kickandy? jumat,1 juli pkl 20.05,wib" demikian tertulis.

Dalam pengumuman sebelumnya, Kick Andy Show sempat menjelaskan tentang sosok dan karya Budi Laksono. Melalui Yayasan Wahana Bakti Sejahtera yang dibangunnya, Budi memang terkenal gigih mengampanyekan "WC 4 All Family (Jamban untuk Semua Keluarga)".

"Dr Budi Laksono dan Sukmaria tergerak utk berbuat sesuatu utk masyarakat sekitar. Dokter budi melakukan gerakan jambanisasi. Sementara Sukmaria melalui gerakan pemberdayaan masyarakat miskin melalui koperasi. Kick Andy, Jumat 1 Juli pkl 20.05 wib" tambahnya.

Diprotes

Namun, sebagian netizen tidak setuju dengan keputusan Kick Andy Show mengunggah foto-foto tersebut dan juga sebagian juga tak bisa menerima konsep kuliner yang dibangun oleh Budi Laksono. Pemilik akun Sukma Sunaryo, misalnya.

"Apa hubungannya ya, gerakan Jambanisasi sama bikin cafe berkonsep jamban??? Saya rasa ga ada hubungannya sama sekali lah! Niat baik tapi kalau jalannya tidak baik, hasilnya juga ga baik." tulisnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pemilik akun Dwi Febry BundaNa Afiqah.

"Jambanisasinya sy setuju... dan gerakan bu sukmaria jg sy setuju yg g setuju maaf makanan ditaruh dijamban itu lho... tdk beradab dan berbudaya ..." tulisnya.

Meski bernada sama, pemilik akun Made Suniadi mempertanyakan material kloset yang dipakai.

"Kalo yang di pake toilet asli ....berarti yang punya cafe ngga tahu food save , karena jamban itu bahan nya kan terbuat dari gift , semen ato Mill , berarti ngga bagus buat kesehatan, karena makanan terkontaminasi dengan bahan jamban tersebut, terutama makanan panas" tuturnya.

Belum ada penjelasan dari pihak Kick Andy Show. Rencananya, topik ini baru akan dibahas pada tanggal 1 Juli mendatang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X