Ramadhan, Pengurusan Sertifikat Tanah Wakaf Digratiskan

Kompas.com - 27/06/2016, 08:44 WIB
Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam acara pembagian 137 sertifikat tanah wakaf di wilayah Jawa Barat. Kontributor Bandung, Reni SusantiMenteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam acara pembagian 137 sertifikat tanah wakaf di wilayah Jawa Barat.
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Wilayah Jawa Barat menggratiskan pengurusan tanah wakaf selama bulan Ramadhan. Sebanyak 137 bidang tanah wakaf telah dibuatkan sertifikatnya dan dibagikan secara serempak.

“Kanwil (Jabar) mempercepat dan me-nol-rupiahkan dalam pengurusan (sertifikat) tanah wakah. Sebanyak 137 sertifikat dikerjakan selama beberapa minggu Ramadhan,” ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Ferry Mursyidan Baldan seusai penyerahan 137 sertifikat tanah wakaf di Bandung, Minggu (26/6/2016) malam.

Luas 137 tanah tersebut bermacam-macam, dari 200 meter hingga 7.000 meter. Karena tanah wakaf, 137 bidang tanah tersebut difungsikan kegiatan sosial seperti sekolah dan rumah ibadah.

“Tanah wakaf ini menjadi tanggung jawab sosial Kementerian. Bagaimana negara menghadirkan ketentraman pengurusan tanah wakaf yang digunakan untuk tempat sosial,” imbuhnya.

Ferry menjelaskan, ke depan pihaknya akan terus memberikan kemudahan dalam pengurusan sertifikat tanah, terutama tanah wakaf. Tidak boleh ada hambatan sedikit pun.

“(Kalau ada) masjid kecil di satu desa, akan diberikan itu (sertifikat gratis). Pada dasarnya kami tidak mau jadi penghambat,” ungkapnya.

Jika ada pegawai BPN yang menghambat, Ferry meminta warga untuk melaporkannya. Pihaknya akan menindak pegawai ang mempersulit pengurusan pertanahan di BPN.

“Belum dapat hidayah berarti orang itu. saya akan infus agar dimudahkan dapat hidayah. Sudah dapat gaji, tunjangan kerja, masa malas,” tuturnya.

Selain itu, kantor BPN di Bandung Raya kini sudah terintegrasi. Jadi masyarakat yang tinggal di daerah Dago, Cimenyan, tidak perlu ke Jalan Soekarno Hatta untuk menguruskan tanahnya. Mereka bisa datang ke kantor BPN terdekat.

Bahkan pihaknya mengeluarkan inovasi berupa home delivery service, yakni masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik tidak perlu bingung dalam pengurusan tanah. Karena pihaknya akan menjemput pengambilan berkas dan mengembalikannya kembali.

“Memangnya delivery makanan saja yang bisa, BPN juga bisa,” ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X