Gubernur Ganjar dan Menteri Ferry Marah dan “Omeli” Dua Perempuan Cantik Ini

Kompas.com - 26/06/2016, 09:30 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan memarahi dua perempuan cantik ini saat keduanya mengadu soal izin pertanahan. Namun dua perempuan ini dianggap sebagai calo atau biro jasa. Kontributor Semarang, Nazar NurdinGubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan memarahi dua perempuan cantik ini saat keduanya mengadu soal izin pertanahan. Namun dua perempuan ini dianggap sebagai calo atau biro jasa.
|
EditorAprillia Ika

SEMARANG, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan kompak memarahi dua perempuan cantik ini.

Saat acara penyerahan sertifikat hak guna bangunan (HGB) untuk para pedagang kecil, Sabtu (25/6/2016) sore kemarin, dua perempuan itu semula datang mengeluhkan sulitnya mendapat sertifikat usaha untuk keperluan agrowisata dan lapangan golf.

Namun seusai mengeluhkan, dua perempuan itu justru dimarahi dua pejabat publik ini. Dua perempuan ini sebelumnya melaporkan keluhannya kepada Ganjar melalui akun 'twitter'.

Menurut Ganjar, netizen itu setiap hari mengeluhkan kesulitan mengurus izin pertahanan, hingga Gubernur mengundangnya bertemu dengan dirinya dan Menteri Ferry di kegiatan di Tlogosari, Semarang.


Tak dinyana, perempuan sang pemilik akun @lysakurniawati mendatangi lokasi untuk bertemu dan menyampaikan keluhannya. Setelah diberi waktu menjelaskan, perempuan itu menanyakan proses pengurusan di Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang untuk satu perusahaan.

Perempuan cantik itupun terlibat dialog aktif dengan Ganjar dan Menteri Ferry. Namun, di akhir berdialog, nada gubernur Ganjar meninggi. Hal itu karena dua perempuan mengadu dalam kapasitasnya bukan sebagai pemohon.

"Saya tanya, anda dari biro jasa?" tanya Ganjar.

Pertanyaan ini diulangi hingga ketiga kali dengan suara yang lebih meninggi. Perempuan itu tak menjawab jelas. Ganjar bertanya lagi. “Anda pegawai di sana?,” tanya dengan nada tinggi.

Salah satu perempuan itu lalu menjawab bimbang. “Tidak, pak, kami pihak kuasa yang mengurusi,” jawab dia.

Ganjar dan Ferry lalu berlalu. Keduanya menyimpulkan bahwa dua perempuan ini bukan sebagai pemohon, namun sebagai biro jasa, atau calo.

“Tolong pak, ini jangan dilayani, kecuali direktur PT-nya datang sendiri. Kalau dia, jangan dilayani. Kalau selain direktur, biar ketemu saya di kantor (Jakarta),” kata Ferry.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Pelantikan, Lukisan Raksasa Presiden Jokowi Pakai Lurik dan Blangkon Terpasang di Solo

Detik-detik Pelantikan, Lukisan Raksasa Presiden Jokowi Pakai Lurik dan Blangkon Terpasang di Solo

Regional
Jelang Pelantikan Presiden, Bendera Merah Putih 700 Meter Dikibarkan di Lamongan

Jelang Pelantikan Presiden, Bendera Merah Putih 700 Meter Dikibarkan di Lamongan

Regional
ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

Regional
Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Regional
Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Regional
Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Regional
Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Regional
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Regional
Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X