Istri Salim Kancil: Enak Saja, Suami Saya Mati, Kok Dia Hidup

Kompas.com - 23/06/2016, 15:58 WIB
Tijah@(kedua.dari.kiri).menghadiri.sidang.vonis.pembunuh.suaminya.di.PN.Surabaya,.Kamis.(23/6/2016) Kontributor Surabaya, Achmad FaizalTijah@(kedua.dari.kiri).menghadiri.sidang.vonis.pembunuh.suaminya.di.PN.Surabaya,.Kamis.(23/6/2016)
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Tijah, istri Salim Kancil, tidak kuasa menahan emosi mendengar pelaku utama pembunuh suaminya, Hariyono, hanya divonis 20 tahun penjara.

Tijah menginginkan Hariyono bernasib sama dengan suaminya.

"Enak saja, suami saya mati, kok dia (Hariyono) tidak. Saya tidak terima kalau dia hanya dihukum 20 tahun," kata Tijah di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (23/6/2016).

Dia menghadiri sidang didampingi sejumlah anak dan kerabatnya, serta Tosan, rekan Salim Kancil yang mengalami luka parah saat pengeroyokan. 

Tijah berjanji akan menuntut pemerintah agar memberikan hukuman mati bagi Hariyono. Bila perlu, kata Tijah, dia akan meminta Presiden Jokowi agar para pelaku dihukum mati.

"Semua pelaku harusnya tidak ada yang kembali ke rumah dalam keadaan hidup, harus mati semuanya," terang Tijah.

Hariyono (44), otak pembunuhan aktivis tambang, Salim Kancil, divonis 20 tahun penjara oleh majelis hakim. Vonis terhadap bekas Kepala Desa Selok Awar Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut Hariyono penjara seumur hidup.

Vonis yang sama juga dijatuhkan hakim kepada Mat Dasir, rekan Hariyono, yang menjabat ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Selok Awar Awar.

"Tidak ada pertimbangan yang meringankan untuk kedua terdakwa," kata Jihad Arkanudin, ketua majelis hakim pemimpin sidang.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X