Tanah Mulai Mengeras, 6 Korban Longsor Purworejo Belum Ditemukan

Kompas.com - 21/06/2016, 19:17 WIB
Gabungan tim SAR dilokasi pencarian korban longsor di dusun Caok/Karangrejo dan desa Donorati, Purworejo, Selasa (21/6/2016) sekira pukul 08.54 kembali menemukan 3 korban tewas. dok.basarnasGabungan tim SAR dilokasi pencarian korban longsor di dusun Caok/Karangrejo dan desa Donorati, Purworejo, Selasa (21/6/2016) sekira pukul 08.54 kembali menemukan 3 korban tewas.
|
EditorFarid Assifa

PURWOREJO, KOMPAS.com - Hingga Selasa (21/6/2016) sore ini, tim SAR gabungan kembali menemukan 4 jenazah korban tanah longsor. Sebelumnya pada Selasa pagi, tim SAR menemukan 3 korban di Dusun Coak dan Desa Donorati.

Dengan demikian, total korban tewas yang ditemukan sampai pukul 17.00 WIB sebanyak 37 orang.

"Keempat identitas terakhir adalah Aditya dan Maksodah, warga Coak serta Doni dan Karyono warga Donorati," jelas Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Agus Haryono dalam siaran persnya, Selasa malam.

Lanjut Agus, dengan ditemukannya Doni dan Karyono, maka total korban yang ditemukan pada Selasa ini mencapai 7 orang, dan yang masih dalam pencarian 6 orang.

Ketujuh korban yang ditemukan hari ini adalah tiga orang dari Desa Donorati, yakni Herlina, Doni dan Karyono serta 4 empat orang dari Dusun Caok, Desa Karangrejo yakni Datayu, Maksodah, Aditya serta Mr X.

Peta Bencana Longsor di Nusantara 2016

Berdasarkan pengamatan di lapangan, saat ini telah tersedia empat eskavator untuk membantu pencarian korban. Keempat alat berat itu disebar masing-masing 2 unit di Dusun Caok dan 2 unit lainnya di Desa Donorati.

"Adanya tambahan unit eskavator diharapkan pencarian korban akan berjalan lebih singkat mengingat tanah yang mulai mengeras," jelasnya.

Sementara itu, proses evakuasi sendiri menjadi tontonan warga sekitar. Meskipun menantang bahaya dengan berdiri di pinggiran tebing, mereka nekat menyaksikan proses penacarian yang dilakukan tim SAR gabungan.

"Memang banyak yang menonton tapi mereka berada di pinggir, jadi tidak begitu menyulitkan," imbuhnya.

Operasi pencarian korban longsor di Purworejo masih akan berlanjut selama 4 hari ke depan. Agus berharap, 6 orang yang masih dalam pencarian segera ditemukan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

Regional
Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Regional
Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Regional
Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X