Anak Badak Sumatera di TNWK Tunggu Nama dari Jokowi

Kompas.com - 18/06/2016, 15:14 WIB
Badak indukan bernama Ratu kembali melahirkan anak berjenis kelamin betina, Kamis (12/5/2016). KOMPAS.com/ ENI MUSLIHAHBadak indukan bernama Ratu kembali melahirkan anak berjenis kelamin betina, Kamis (12/5/2016).
EditorCaroline Damanik

LAMPUNG, KOMPAS.com - Seekor anak badak sumatera betina di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, yang dilahirkan beberapa waktu lalu hingga saat ini belum memiliki nama panggilan resmi.

"Anak badak betina yang telah dilahirkan itu belum diberi nama dan saya belum terima surat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sampai saat ini. Saya juga heran kenapa kok lama diberi namanya," kata Kepala Balai Besar TNWK Lampung, Subakir, di Lampung Timur, Sabtu.

Menurut dia, pihak TNWK sebelumnya telah mengusulkan tiga nama kepada Presiden Joko Widodo melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Oleh karena itu, menurut Subakir, pihaknya masih menunggu nama pemberian dari Presiden Jokowi dari nama yang diusulkan sebelumnya sebagai identitas anak badak betina itu. Nama yang diusulkan itu yakni Adinda, Andara, dan Andarani.

"Kami tidak berani memberi nama sendiri, masih tetap menunggu konfirmasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," katanya pula.

Menurut pria yang pernah menjadi Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung ini, adik dari badak Andatu itu sampai saat ini untuk sementara dipanggil dengan nama "Adinda:.

"Sementara ini dipanggil Adinda, karena kalau dipanggil Adinda anak badak ini terlihat menurut, sehingga nama itulah yang kami gunakan sambil menunggu kepastian penetapan namanya nanti," ujarnya lagi.

Anak badak sumatra betina ini merupakan anak kedua dari badak sumatera bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis) bernama Ratu yang dilahirkan, Kamis (11/5/2016), di pusat penangkaran badak TNWK di Lampung Timur.

Kelahiran anak badak sumatera, salah satu spesies badak sangat langka dan terancam punah di dunia itu, berlangsung di kawasan penangkaran badak semialami TNWK, menyusul keberhasilan kelahiran sebelumnya yang telah ratusan tahun ditunggu oleh dunia konservasi.



Sumber ANTARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

Regional
Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Regional
Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Regional
Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Regional
Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Regional
Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Regional
Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Regional
Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X