Polisi Amankan PSK yang Masih Menjajakan Diri di Kota Wali

Kompas.com - 13/06/2016, 08:02 WIB
KOMPAS.com/ARI WIDODO Aparat Polres Demak menangkap dua pekerja seks komersial dalam razia yang dilakukan di lokalisasi Geneng, Kecamatan Mijen , Demak, Minggu (12/6/2016) sore,

DEMAK, KOMPAS.com – Aparat Polres Demak mengamankan lima orang pekerja seks komersial yang menawarkan jasa secara sembunyi-sembunyi, Minggu (12/6/2016) sore.

Agar kehadiran mereka tidak mencolok, para PSK itu berdandan tidak terlalu menor. Mereka mengenakan baju tertutup sehingga sepintas tidak terlihat tengah menjajakan diri.

Kepala Bagian Operasional Polres Demak Komisaris Polisi Sutomo mengatakan, mereka yang terjaring razia rata-rata wanita berusia 20 hingga 30 tahunan. Beberapa di antaranya sudah sering terjaring razia.

"Tak kapok juga mereka kena razia. Kalau dulu sudah dibina dan ternyata tidak mempan ya kita tindak dengan tipiring serta kasus lain," kata Sutomo, Minggu.


Meski keberadaan para PSK ada di depan mata, tidak mudah bagi aparat kepolisian untuk menangkap mereka.

Mereka sengaja mencari tempat yang sepi, yakni di sekitar tanggul Geneng, Kecamatan Mijen, Demak.

Selain itu, mereka selalu "kucing-kucingan" dengan polisi yang memburunya.

Polisi bahkan terpaksa mengejar mereka yang kabur begitu mengetahui adanya razia.

Sutomo mengatakan, selama bulan Ramadhan, polisi akan terus menggelar Operasi Pekat untuk menjaga kekhusukan ibadah di Kota Wali tersebut. Salah satu sasaran utamanya adalah menertibkan para PSK dan memburu pelaku kejahatan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorLaksono Hari Wiwoho
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Regional
Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

[POPULER NUSANTARA] "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

Regional
Close Ads X