Pilih Program "Homestay", Masyarakat Pongok Tolak Pembangunan Hotel

Kompas.com - 06/06/2016, 16:48 WIB
Kecamatan Kepulauan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. GOOGLE MAPSKecamatan Kepulauan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.
|
EditorFarid Assifa

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Demi mengembangkan potensi pariwisata bernuansa kearifan lokal, masyarakat Kecamatan Kepulauan Pongok, Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyepakati program penyediaan fasilitas penginapan berbasis homestay.

Dipilihnya rumah-rumah penduduk sebagai tempat menginap para pengunjung, sekaligus sebagai bentuk penolakan warga terhadap investor yang hendak membangun hotel.

“Sudah beberapa kali kami sampaikan dan masyarakat sepakat agar rumah mereka disiapkan sebagai homestay. Program homestay ini bahkan sudah berjalan,” kata Camat Kepulauan Pongok Muhammad Iqbal kepada Kompas.com seusai menghadiri rapat di kantor Desa Pongok, Senin (6/6/2016).

Menurut Iqbal, keberadaan homestay akan menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Pemerintah kecamatan akan memasang plang nama bagi rumah-rumah yang dijadikan homestay.

“Kalau membangun hotel hanya pemilik modal saja yang menikmati. Kalau tinggal di rumah penduduk akan langsung terasa manfaatnya. Nanti makan para pengunjung disediakan langsung pemilik rumah. Jangan khawatir menunya akan bervariasi dengan bahan ikan segar dari laut,” ujar Iqbal.

Pihak kecamatan, kata Iqbal, saat ini tengah mempersiapkan aturan biaya homestay yang disisihkan juga untuk kas pembangunan desa.

“Selain homestay, kami juga meluncurkan paket wisata memancing. Dengan biaya Rp 1 juta untuk satu kapal, Rp 50.000 disetorkan untuk desa. Ini sudah berjalan,” papar Iqbal sembari menyebutkan program homestay lebih membangun ikatan emosional antara pengunjung dengan warga setempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Dusun Pantai, Desa Pongok, Syafri, mengatakan, program homestay diminati masyarakat karena mendatangkan penghasilan tambahan.

“Awalnya masyarakat ada yang belum siap, tapi ketika melihat rumah tetangganya dijadikan penginapan bagi pengunjung, yang lain juga mau,” ujar Syafri yang rumahnya juga didaftarkan sebagai homestay.

Perangkat Desa Pengok berencana mengalokasikan dana desa untuk merangsang pembangunan fasilitas di rumah-rumah warga yang akan dijadikan homestay.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X