Soal Lokalisasi Prostitusi di Jabar, Deddy Mizwar Pertanyakan Data Mensos

Kompas.com - 03/06/2016, 16:54 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar. KOMPAS.com/Reni SusantiWakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mempertanyakan data yang dikeluarkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Belum lama ini, Khofifah menyampaikan bahwa Jawa Barat memiliki tempat lokalisasi terbanyak di Indonesia, mencapai 11 tempat.

“Tanya kembali ke Mensos, datanya mana? Lokasinya dimana? Kita mau terima,” ujar Deddy di Gedung Sate Bandung, Jumat (3/6/2016).

Baca juga: Lokasi Prostitusi Terbanyak Ada di Jawa Barat?

Selama tiga tahun menjabat sebagai Wakil Gubernur, Deddy mengaku tidak tahu menahu tentang lokalisasi yang banyak itu. Kemungkinan, kata dia, Mensos mendapatkannya dari jaringan yang ia milikinya.

“Tiga tahun saya di sini, saya tidak tahu. Mensos cepet banget. Dari teman-temannya mungkin. Data itu yang mesti kita dapat. Saya bersyukut kalau Mensos kasih data ke kita,” ucapnya.

Namun tidak menutup kemungkinan Mensos salah membaca data atau data yang diperolehnya tidak valid.

“Saya kira perlu diralat oleh Mensos kalau tidak berdasar data yang valid. Enggak apa-apa kalau meralat. Kalau (data) betul, ini keprihatinan yang harus ditindaklanjuti. Kalau tidak, mohon diralat lah itu,” tutupnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X