Jenuh dengan Aksi Demo Mahasiswa, Dosen Unicen Mogok Mengajar

Kompas.com - 28/05/2016, 07:30 WIB
Ilustrasi: Auditorium Universitas Cendrawasih. Unicen.ac.idIlustrasi: Auditorium Universitas Cendrawasih.
|
EditorFarid Assifa

JAYAPURA, KOMPAS.com - Sebanyak 628 dosen dan 321 pegawai administrasi Universitas Cenderawasih, Jayapura, mogok bekerja sejak Kamis (26/5 /2016 ) kemarin. Sebab, mereka merasa tertekan dengan aksi pemalangan kampus dan intimidasi yang dilakukan sekelompok mahasiswa selama dua tahun terakhir.

Berdasarkan pantauan di kampus utama Universitas Cenderawasih (Unicen) di daerah Waena, Distrik Heram pada Jumat (27/5/206) kemarin sekitar pukul 11.30 WIT, tak ada aktivitas di ruangan kuliah maupun rektorat.

Di pintu depan kampus tampak terlihat sekitar empat personel aparat kepolisian dari Polres Kota Jayapura yang sedang berjaga untuk mengantisipasi terjadinya kembali aksi pemalangan kampus.

Frans Asmuruf, selaku perwakilan dosen dan pegawai ketika diwawancarai pada Sabtu (27/5/2016) mengatakan, pihaknya sudah merasa jenuh menghadapi aksi pemalangan oleh mahasiswa.

“Mereka selalu menggelar aksi unjuk rasa menggunakan isu-isu yang tak berkaitan dengan pendidikan dan memalang kampus. Mereka juga mengusir dosen yang sedang mengajar dalam ruangan,” kata Frans.

Ia pun bersama seluruh dosen serta pegawai administrasi menuntut agar pihak rektorat segera memberikan jaminan keamanan dalam proses perkuliahan. Selain itu, lanjut Frans, pihaknya menuntut pihak rektorat memberikan sanksi berat bagi mahasiswa yang terlibat dalam aksi pemalangan dan intimidasi dosen.

Rektor Unicen Ones Sahuleka ketika dikonfirmasi mengakui, aksi mogok para dosen dan pegawai merupakan puncak kekesalan atas pemalangan kampus yang sering terjadi beberapa tahun terakhir.

“Dalam sebulan bisa terjadi aksi pemalangan sebanyak dua kali. Aksi tersebut menyebabkan perkuliahan terhenti selama tiga hari. Aksi mogok para dosen menyebabkan sebanyak 15.000 mahasiswa dari sembilan fakultas di Uncen telantar,” kata Ones.

Ia pun menegaskan, Unicen telah bekerja sama dengan aparat Kepolisian Resor Kota Jayapura untuk mengamankan kampus dari aksi pemalangan yang dilakukan mahasiswa.

“Kami terpaksa meminta bantuan aparat kepolisian karena situasi keamanan di Uncen dalam keadaan darurat,” tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X