Pascagempa 2006, Tim BPCB Yogya Lakukan Pendataan dalam Keadaan Lapar

Kompas.com - 27/05/2016, 08:30 WIB
Kepala Seksi Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta Wahyu Astuti saat menceritakan pengalamannya melakukan pendataan Bangunan Warisan Budaya yang rusak akibat gempa bumi 2006 KOMPAS.com / Wijaya KusumaKepala Seksi Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta Wahyu Astuti saat menceritakan pengalamannya melakukan pendataan Bangunan Warisan Budaya yang rusak akibat gempa bumi 2006
|
EditorFarid Assifa

Kelaparan

Pagi itu ia berangkat tanpa membawa bekal makanan apapun. Sebab, kondisi saat itu tidak memungkinkan membawa bekal. Namun dengan semangat menjalankan tugas, tim BPCB Yogyakarta tetap berangkat ke beberapa lokasi.

"Saya itu tidak bawa bekal apapun, pokoknya asal berangkat saja. Saya mendapat tugas ke makam raja di Imogiri," tandasnya.

Selama perjalanan, lanjutnya, ia dan beberapa teman dari BPCB Yogyakarta melihat kondisi rumah warga dan bangunan lainnya masih prorak-poranda. Rumah-rumah warga rata dengan tanah.

"Saya sampai di Imogiri itu baunya masih anyir, suasananya sepi sekali. Rumah-rumah rata dengan tanah," ucapnya.

Di lokasi, Wahyu mengaku terkejut, sebab makam raja-raja di Imogiri mengalami kerusakan cukup parah. Gapura ambruk dan material bangunannya seperti terlempar. Beberapa makam, bahkan ada yang amblas masuk ke tanah dan ada yang miring.

"Abdi Dalem yang jaga cerita kalau pas kejadian itu seperti ada ular naga yang lewat di dalam tanah," bebernya.

Sampai siang hari, pendataan masih belum selesai. Sementara ia dan tim tidak ada yang membawa bekal makan. Membeli juga tidak mungkin, karena semua roboh akibat guncangan gempa.

"Saya itu pusing sekali, karena lapar. Kan ya tidak ada warung," kata Wahyu .

Selain harus menahan rasa lapar, tim juga tidak sepenuhnya bisa bekerja dengan tenang. Sebab, selama melakukan pendataan, beberapa kali terjadi guncangan gempa.

"Pas di sana itu sebentar-sebentar gempa. Jadi kita juga harus waspada. Kalau terasa besar kita langsung mencari lokasi aman," tuturnya.

Menurutnya, ia dan tim melakukan pendataan kerusakan di makam raja-raja di Imogiri Bantul sampai maghrib. Pasalnya sebelum kembali, tim harus mempunyai hitungannya (jumlah kerusakan warisan budaya)," pungkasnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Regional
6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

Regional
Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

Regional
2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

Regional
Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

Regional
Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

Regional
Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

Regional
Cium Bau Busuk Saat Memancing, Dua Pelajar di Jambi Temukan Kerangka Manusia

Cium Bau Busuk Saat Memancing, Dua Pelajar di Jambi Temukan Kerangka Manusia

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi, Ini Pesannya untuk Warga yang Tak Diundang

Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi, Ini Pesannya untuk Warga yang Tak Diundang

Regional
Dengar Kabar Gagal Dampingi Bobby Nasution di Pilkada Kota Medan, Kerabat Luhut Protes

Dengar Kabar Gagal Dampingi Bobby Nasution di Pilkada Kota Medan, Kerabat Luhut Protes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X