Refleksi 10 Tahun Gempa Yogya Digelar Malam Ini

Kompas.com - 26/05/2016, 18:08 WIB
Jalan Malioboro, Yogyakarta. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOJalan Malioboro, Yogyakarta.
|
EditorErlangga Djumena

BANTUL,KOMPAS.com - Dusun Potrobayan Srihardono Pundong Bantul menjadi pusat peringatan dan refleksi 10 tahun Gempa Yogyakarta. Dipilihnya, Dusun Potrobayan sebagai lokasi peringatan, karena letaknya dekat dengan episentrum Gempa Bumi 2006 lalu.

Peringatan 10 tahun Gempa Yogyakarta akan dimulai pada malam ini, Kamis (26/05/2016) pukul 20.00 WIB dengan acara sarasehan dan refleksi.

"Peringatan 10 tahun Gempa dimulai malam ini. Acarannya sarasehan dan refleksi, ada enam angkringan yang kita sediakan ," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Dwi Daryanto saat dihubungi Kompas.com, Kamis (26/05/2016).

Dwi menuturkan , sarasehan ini akan dihadiri oleh BNPB DIY, BPBD Bantul, Bupati Bantul, perwakilan DKPD Kabupaten Bantul dan warga Bantul. Di acara sarasehan ini akan ada dialog mengenai mitigasi Bencana, khususnya gempa bumi.

"Nanti saksi-saksi bisa bercerita tentang gempa 2006. Bupati bercerita pengalamanya dan BNPB soal mitigasi," ujarnya.

Menurut dia, dalam acara sarasehan ini juga akan diresmikan prasasti peringatan Gempa 2006. Prasasti ini dipasang di Dusun Potrobayan Srihardono Pundong Bantul, tepatnya dipinggir sungai Opak yang merupakan episentrum Gempa Bumi 2006.

"Sekaligus nanti malam meresmikan Prasasti Gempa Bumi di pinggir Kali Opak. Prasasti ini sudah ditandatangani oleh Sri Sultan HB X saat Napak tilas," tandasnya.

Pada Jumat (27/05/2016) pagi juga akan digelar renungan bersama yang mengambil lokasi di Episentrum Gempa Bumi 2006 lalu itu.

Selain itu, saat detik-detik terjadi Gempa, BNPB DIY, BPBD Bantul, Bupati Bantul, perwakilan DKPD Kabupaten Bantul dan warga Bantul mengelar doa bersama.

"Sholat Subuh bersama, renungan lalu saat detik-detik guncangan Gempa terjadi pada pukul 05.53 Wib akan berdoa bersama," ucapnya.

Nantikan artikel-artikel terkait 10 Tahun Gempa Yogyakarta



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

Regional
Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X