Kompas.com - 26/05/2016, 08:52 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS,com - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy atau Romi mengaku tidak keberatan apabila pemerintah dan DPR memasukkan poin keterbukaan pengelolaan keuangan partai politik ke Undang-undang (RUU) Pemilu 2019.

"Enggak masalah, karena kami sudah memulai itu," kata Romi di Magelang, Rabu (25/5/2016).

Menurut Romi, partai berlambang Kabah itu sudah melakukan pelaporan keuangan secara terbuka setiap tahun, tidak hanya di tingkat DPP, tetapi juga sampai wilayah dan cabang. Pelaporan tersebut dimuat di situs online partai.

"Transparasi keuangan PPP sudah sangat maju, dalam anggaran partai di semua tingkatan sudah diwajibkan membuat laporan setiap tahun yang dimuat di situs partai," ujarnya.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta kepada pemerintah dan DPR untuk memasukkan poin terkait keterbukaan pengelolaan keuangan partai politik ke RUU Pemilu 2019. Poin tersebut nantinya akan dijadikan syarat bagi parpol untuk mengikuti pemilu.

Lebih lanjut, Romi juga menyoroti beberapa poin RUU Pemilu 2019 yang sedang dibahas oleh panitia kerja (Panja) di tingkat legislatif. Salah satunya adalah soal wajib atau tidaknya anggota DPR RI/DPRD mengundurkan diri saat mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Poin tersebut dianggap menjadi salah satu faktor penyebab Pilkada 2015 lalu tidak greget.

Animo anggota dewan untuk ikut berkompetisi turun drastis meskipun tidak menggugurkan legimitasi pilkada itu sendiri. Selain itu jumlah, kepesertaan pilkada juga sedikit di beberapa daerah.

"Yang namanya politikus itu tempatnya di dewan, kalau kemudian mereka maju untuk mendapatkan posisi politik berikutnya dan dia harus mundur dari posisi politik saat ini, justru dikhawatirkan akan mengurangi gairah pilkada," paparnya.

Namun dari sisi hukum, katanya, Mahkamah Konsitusi sudah memperbolehkan anggota dewan tidak mundur apabila hendak maju pilkada.

Romi mengaku sejauh ini pihaknya sedang melakukan berbagai kajian yang tepat dan diharapkan menjadi solusi permasalahan tersebut. Salah satunya dengan mengembalikan kepada undang-undang (UU) induk. Misalnya, anggota TNI mundur atau tidak, maka kembali ke UU TNI, begitu juga PNS, dan DPR/DPRD.

"Ini yang tengah kami difomulasikan, tapi sampai pembicaan terakhir belum diterima karena rawan interaksi. DPR berkehendak agar tidak ada multiintepretasi terhadap pasal-pasal yang tercantum dalam UU Pilkada," papar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Regional
Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.