Beri Sertifikat Tanah HGU ke Ribuan Petani di Jabar, Jokowi Disebut Pembuat Sejarah Kebaikan

Kompas.com - 24/05/2016, 11:56 WIB
Menteria Agraria dan Tata Ruang RI Ferry Mursyidan Baldan menyerahkan sertifikat program reforma agraria di Kabupaten Ciamis, Selasa (24/5/2016). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAMenteria Agraria dan Tata Ruang RI Ferry Mursyidan Baldan menyerahkan sertifikat program reforma agraria di Kabupaten Ciamis, Selasa (24/5/2016).
|
EditorFarid Assifa

CIAMIS, KOMPAS.com — Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Ferry Mursyidan Baldan, menyatakan, pihaknya telah menyerahkan 1.452 sertifikat tanah kepada para petani di wilayah Ciamis, Pangandaran, dan Tasikmalaya, Selasa (24/5/2016).

Acara penyerahan sertifikat dihadiri ribuan petani yang dilaksanakan di Alun-alun Raflesia, Kabupaten Ciamis.

"Ini jadi hak milik para petani yang selama ini telah mengelola tanah HGU selama bertahun-tahun dan secara turun-temurun. Luasnya sekitar 102 hektar," jelas Ferry kepada wartawan, Selasa siang.

Penyerahan sertifikat ini merupakan bagian dari program reforma agraria. Sebelumnya pun telah diserahkan sertifikat sama dengan tanah HGU seluas 86 hektar di wilayah Garut, Jawa Barat. Tanah HGU ini telah menjadi milik petani yang selama 10 tahun ke depan tak bisa diperjualbelikan.

"Kalau setelah 10 tahun nanti bisa dipindahkan ke sesama petani di kelompoknya," kata Ferry.

Dengan penyerahan sertifikat kepemilikan tanah ini, kata Ferry, diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Soalnya, petani nantinya akan lebih semangat dalam mengolah tanah miliknya sendiri.

Di lokasi sama, Sekretaris Jenderal Serikat Petani Pasundan (SPP) Agustiana menambahkan, program reforma agraria ini merupakan hasil perjuangan para petani di Indonesia selama ini. Sekaligus sinergi pemerintah yang sangat peduli kepada rakyat kecil, terutama para petani.

"Ini hasil perjuangan petani selama ini. Pemerintah melalui Menteri Agraria telah bersinergi saat ini dengan rakyatnya, terutama petani," kata dia.

Mewakili para petani penerima sertifikat ini, Agustiana mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agraria dan Presiden Joko Widodo.

"Kami berterima kasih kepada Pak Menteri (Agraria) dan Pak Presiden Jokowi dengan adanya program reforma agraria ini. Ini sangat membela dan membantu para petani, dan ini adalah sejarah. Pak Jokowi pembuat sejarah. Ini sejarah kemuliaan atau kebaikan," pungkas dia.

Rombongan menteri dan para kepala BPN beberapa daerah di Indonesia ini disambut meriah oleh ribuan petani. Rangkaian pentas seni pun tak luput disuguhkan saat rombongan berjalan di jalan protokol Alun-alun Ciamis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Regional
Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Regional
7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

Regional
Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Regional
Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Regional
238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

Regional
Pelaku Penipuan Pembangunan Rumah Duafa di Aceh Ditangkap

Pelaku Penipuan Pembangunan Rumah Duafa di Aceh Ditangkap

Regional
Minibus Angkut 16 Orang Tabrak Truk di Tol Madiun, 3 Penumpang Tewas Terbakar, Ini Kronologinya

Minibus Angkut 16 Orang Tabrak Truk di Tol Madiun, 3 Penumpang Tewas Terbakar, Ini Kronologinya

Regional
Kasus Korupsi Mobil Dinas di Lampung Timur Dilimpahkan ke Pengadilan

Kasus Korupsi Mobil Dinas di Lampung Timur Dilimpahkan ke Pengadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X