Kompas.com - 23/05/2016, 14:58 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

KEDIRI, KOMPAS.com — Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (23/5/2016), menjatuhkan vonis hukuman 10 tahun penjara kepada Sony Sandra (63), terdakwa kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Terdakwa juga didenda Rp 300 juta subsider lima bulan kurungan.

Dalam putusannya, majelis hakim yang dipimpin oleh I Komang Dediek Prayoga dengan anggota Purnomo Surya Adi dan Lila Sari menyatakan bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya secara berulang-ulang.

Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Perlindungan Anak sebagaimana diubah dengan UU Nomor 35 Tahun 2014 juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

"Dengan ketentuan jika denda tidak dibayar, diganti dengan kurungan selama lima bulan," kata Dediek.

Dediek mengatakan, hukuman itu mempertimbangkan vonis hukuman terhadap Soni pada sidang lain di PN Kota Kediri pada Kamis (19/5/2016). Dalam sidang itu, Soni divonis sembilan tahun penjara serta denda Rp 250 juta.

(Baca: Hakim Vonis 9 Tahun Penjara untuk Paedofil di Kediri)

Hal-hal yang memberatkan terdakwa adalah perbuatannya menimbulkan trauma bagi korban dan keluarganya. Terdakwa juga tidak mengakui perbuatannya serta tidak menyesalinya.

Adapun hal yang meringankan, terdakwa sudah tua dan sakit-sakitan.

Putusan itu lebih rendah empat tahun daripada tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntutnya 14 tahun penjara.

Priyo Wicaksono selaku jaksa masih akan berkonsultasi dengan atasannya dan akan menentukan sikap dalam waktu dekat.

"Yang penting dengan putusan itu, secara obyektif kami bisa membuktikan dakwaan kami," ujar Priyo seusai sidang.

Secara terpisah, Sudirman Sidabuke selaku kuasa hukum terdakwa menyerahkan sepenuhnya langkah-langkah tindak lanjut kepada kliennya itu. Terdakwa memiliki hak untuk menerima atau mengajukan banding.

Seusai sidang, terdakwa sempat berkonsultasi dengan pengacaranya selama 10 menit. Ia masih menyatakan pikir-pikir apakah menerima atau melakukan banding atas putusan majelis hakim.

Pembacaan vonis Sony di PN Kabupaten Kediri berlangsung hampir dua jam. Ini lebih cepat dibanding sidang di PN Kota Kediri yang berlangsung 3,5 jam.

Persidangan dengan dua korban anak gadis hari ini merupakan vonis kedua bagi Sony. Pada Kamis (19/5/2016) lalu, pengusaha konstruksi itu juga menjalani sidang di PN Kota Kediri dan telah dihukum sembilan tahun penjara dengan denda Rp 250 juta subsider empat bulan kurungan. Sidang tersebut dengan korban tiga anak di bawah umur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.