JAYAPURA, KOMPAS.com - Jumat (21/52016) siang pukul 10.30 WIT, sekitar 100 pedagang Pasar Mama Papua memadati ruang kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.
Tangis menyeruak di dalam ruang seluas sekitar 50 meter persegi itu. Jenazah Robert Jitmau dibaringkan di atas tempat tidur. Tampak luka menganga di matanya dan kepalanya bocor.
Tubuh pria yang akrab disapa Rojit ini dipeluk secara bergantian oleh para pedagang. Telah berpulang sosok pejuang para pedagang asli Papua.
Dalam rilis pihak Kepolisian Resor Jayapura, Rojit tewas karena ditabrak orang tak dikenal dengan menggunakan mobil di Jalan Ring Road, Kelurahan Hamadi, Kota Jayapura sekitar pukul 05.00 WIT.
Saat itu, pria berusia 42 tahun itu sedang mengobrol dengan dua temannya bernama Melianus Diwitouw (22) dan Nehemia Yarinap (32).
Tiba-tiba sebuah sedan berwarna putih langsung menghantam Rojit dan rekannya Melianus yang sedang duduk di badan jalan.
Nehemia selamat dalam kejadian ini. Rojit meninggal di tempat. Sementara Melianus mengalami luka serius di tangannya. Saat ini, Melianus masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Dian Harapan.
Seusai jenazah Rojit dimandikan dan dimasukkan dalam peti, ia pun dibawa ratusan orang ke lokasi sementara Pasar Mama Papua di Distrik Jayapura Utara untuk menerima penghormatan terakhir dari seluruh pedagang.
Setelah itu, jenazah Rojit dibawa ke rumah keluarganya di Kelurahan Waena untuk didoakan.
Aktivis
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanSegera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.